Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Fenomena Generasi Sandwich di Padang: Beban Anak–Orang Tua dan Upaya Memutus Rantai Kemiskinan

Mengki Kurniawan • Minggu, 25 Januari 2026 | 20:04 WIB

Fenomena generasi sandwich di Padang kian nyata. Warga usia produktif menanggung biaya anak dan orang tua, sekaligus berupaya memutus rantai kemiskinan. (Pinterest/Chatgpt)
Fenomena generasi sandwich di Padang kian nyata. Warga usia produktif menanggung biaya anak dan orang tua, sekaligus berupaya memutus rantai kemiskinan. (Pinterest/Chatgpt)
PADEK.JAWAPOS.COM—Fenomena generasi sandwich semakin dirasakan warga Kota Padang, ditandai beban finansial ganda karena harus membiayai kebutuhan anak sekaligus orang tua dalam waktu bersamaan, Minggu (25/1/2026).

Setiawan (37), seorang warga Padang, mengaku menjadi tulang punggung keluarga besar. Penghasilannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga inti, orang tua yang tidak lagi bekerja, serta biaya pendidikan dua adiknya yang masih sekolah dan kuliah.

Ia menyebut kondisi tersebut dijalani sebagai bentuk tanggung jawab keluarga, meski berdampak pada tekanan fisik dan mental.

“Saya tidak menyesal berada di posisi ini. Menafkahi anak dan merawat orang tua adalah tanggung jawab saya sebagai kepala keluarga,” ujarnya.

Namun, ia mengakui tekanan finansial kerap muncul karena kebutuhan keluarga besar yang datang berulang kali, sehingga menyulitkan upaya menabung untuk masa depan.

“Kondisi ini sering memberatkan secara mental dan finansial. Ada kalanya rasa lelah itu muncul karena tuntutan yang tidak pernah berhenti,” katanya.

Pengalaman tersebut mendorongnya menaruh perhatian serius pada perencanaan keluarga sejak dini, khususnya dalam mempersiapkan kebutuhan anak.

“Perencanaan saat memutuskan memiliki anak sangat penting. Semua kebutuhan harus diperhitungkan agar tidak menjadi beban di kemudian hari,” jelasnya.

Ia juga mulai memprioritaskan investasi dana pensiun sebagai langkah memutus rantai generasi sandwich di masa depan.

“Saya ingin menyiapkan dana hari tua agar tidak membebani anak-anak saya nanti. Mereka harus bisa fokus mengejar cita-citanya,” tuturnya.

Fenomena generasi sandwich dinilai semakin relevan di kawasan perkotaan, seiring meningkatnya biaya hidup dan kebutuhan lintas generasi dalam satu keluarga. (cr3)

Editor : Hendra Efison
#biaya hidup perkotaan #kemiskinan antargenerasi #beban ekonomi keluarga #generasi sandwich Padang