Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hendrajoni-Risnaldi Siap Naikkan TPP Pegawai Negeri

Novitri Selvia • Kamis, 22 Agustus 2024 | 13:00 WIB
Kompak: Paslon Bupati Pessel Hendrajoni-Risnaldi Ibrahim siap memimpin Pessel untuk periode keduanya, di Painan, baru-baru ini. (dok. pribadi)
Kompak: Paslon Bupati Pessel Hendrajoni-Risnaldi Ibrahim siap memimpin Pessel untuk periode keduanya, di Painan, baru-baru ini. (dok. pribadi)

PADEK.JAWAPOS.COM-Pasangan calon (paslon) Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni-Risnaldi Ibrahim (HJ-RI) siap menggulirkan sejumlah program prioritas bila terpilih jadi bupati periode 2024-2029.

Dia bersama pasangannya berkomitmen untuk menaikkan kembali dana TPP (Tunjangan perbaikan penghasilan) yang diterima PNS/ASN di daerahnya.

“Dana TPP yang telah saya naikkan saat menjadi bupati, diturunkan oleh pengganti saya karena waktu itu negara sedang pendemi Covid-19. Seluruh mata anggaran APBD di-refocusing. Untuk membiayai pemberantasan pendemi Covid-19 itu. Kini, Covid-19 berakhir, maka kita akan coba naikkan kembali, tentunya jika nanti kami terpilih,” kata Hendrajoni di Pessel, baru-baru ini.

Menurut Hendrajoni, dana TPP itu bisa dinaikkan kembali dan harus disesuai dengan kemampuan keuangan daerah dan mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri. Begitu juga pengangkatan tenaga honorer.

Seluruh tenaga honorer yang terdata pada BKN harus diangkat jadi tenaga PPPK. Soal kenapa dirinya tidak melakukan pengangkatan tenaga honorer jadi PPPK sewaktu menjadi bupati lalu, menurut Hendrajoni, saat itu belum keluar UU terkait pengangkatan tenaga honorer ini.

”Pengangkatan tenaga PPPK amanat UU. Siapapun bupatinya harus melaksanakan. Jadi, pengangkatan PPPK bukanlah kebijakan kepala daerah ,” ungkapnya.

Menurut Hendrajoni, terhadap tenaga honor yang belum terdata di BKN sesuai aturan, tetap dipekerjakan sebagai tenaga honor. Mereka tidak diberhentikan dan status tenaga honor ini apakah diangkat atau tidak, menunggu aturan lebih lanjut dari negara.

Pemerintahan HJ-RI juga berkomitmen mendorong bertumbuh UMKM dengan membuat fasilitas plaza UMKM dan plaza KUR.

“Kami nanti akan memfasilitasi masyarakat mendapatkan modal usahanya dan memberikan NIB (Nomor Induk Berusaha), sehingga masyarakat punya legalitas usaha dan sebagai dasar untuk mempermudah mendapatkan modal usaha dari pihak bank,” lata Hendrajoni.

Dengan demikian, tambah dia, diharapkan setiap satu KK satu usaha satu NIB. Maju bersama dalam kelompok-kelompok usaha masyarakat dan bekerja sama dengan BMUD nantinya.

Begitu pula program sosial masyarakat, pemerintahan HJ-RI berusaha memberikan jaminan kesehatan masyarakat melalui BPJS dengan pencapaian layanan kesehatan universal (UHC) 99%, yang sekarang baru mencapai 84% terjamin gratis.

Bagi yang belum terjamin kesehatannya, maka berobat dapat mengunakan KTP di puskesmas tidak bayar gratis. Berikutnya program pemberian santunan kematian terhadap anak yatim 1 pasang kambing.

HJ-RI juga bertekad memberikan Layanan dokter panggilan bagi masyarakat yang terkapar sakit di rumah. Sedangkan pemberian bantuan pendidikan mahasiswa berprestasi, menurut dia,  dilanjutkan begitu juga bantuan penunjang pendidikan SD s/d SMP juga ditingkatkan.

“Program yang menyentuh langsung ke masyarakat menjadi perhatian kami nantinya," ujar calon bupati bergelar Datuak Bandobasau itu.“Sektor parawisata akan digairahkan kembali dengan mengadakan berbagai iven untuk menarik kunjungan parawisata,” titurnya.

Khusus pengembangan Pasar Surantih yang terbengkalai, segera dilanjutkan. "Begitu juga infrastruktur yang memerlukan perhatian perbaikan kita segerakan membangunnya," tukas dia. (r)

Editor : Novitri Selvia
#Risnaldi #TPP Pegawai Negeri #hendrajoni