PADEK.JAWAPOS.COM-BAKAL pasangan calon (bapaslon) di berbagai daerah di Sumbar, belum secara keseluruhan memanfaatkan hari pertama pendaftaran Pilkada 2024 kemarin. Bahkan ada di beberapa daerah yang sama sekali belum melakukan pendaftaran.
Untuk pemilihan gubernur (Pilgub), pada hari pertama kemarin, baru pasangan Mahyeldi Ansharullah-Vasco Ruseimy yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar. Mereka datang dengan bendi yang berangkat dari Masjid Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, sekitar pukul 14.00 WIB.
Pasangan ini didampingi lima ketua partai pengusung yaitu PKS, Demokrat, Gerindra, PBB dan Perindo. “Alhamdulillah, data kami sudah diterima dan lengkap,” ucap Mahyeldi.
Gubernur Sumbar ini menyampaikan, visi misi mereka untuk mempercepat pembangunan di Sumbar yang telah disampaikan kepada KPU dapat memenuhi harapan masyarakat Sumbar.
“Ketika nanti kami terpilih, ada beberapa unggulan yang akan kami fokuskan. Pertama, kami akan memberikan asuransi kepada garin, pengasuh masjid, pengurus lembaga adat, dan tokoh-tokoh nagari. Kedua, kami akan fokus pada pembangunan infrastruktur yang membutuhkan perhatian segera,” tuturnya.
Program unggulan lainnya adalah mengalokasikan 10 persen anggaran untuk petani dan meningkatkan kualitas SDM di bidang pendidikan.
Komisioner KPU Sumbar Ory Sativa menyatakan, status pendaftaran Mahyeldi-Vasko diterima karena memang dokumen syarat calon dan pencalonannya lengkap. Setelah pendaftaran ini, pihaknya tinggal menunggu verifikasi karena seluruh dokumen dan administrasi akan diserahkan ke KPU Sumatera Barat.
Iqbal-Amasrul Optimistis Menang
Untuk Kota Padang, juga baru satu pasangan yang mendaftar. Yakni Muhammad Iqbal-Amasrul. Mereka pun optimistis bisa memenangkan kontestasi Pilkada Padang 2024, dengan meraup 40 persen suara.
Hal itu disampaikan Iqbal di sela-sela pendaftaran di Kantor KPU Padang. “Insya Allah, dengan melihat semangat, kesungguhan partai dan relawan, kami optimis bisa menang di angka 40 persen,” tuturnya.
Iqbal mengaku tak gentar dengan calon lawan-lawannya yang kuat dalam segi finansial. Menurutnya, banyak kasus orang punya uang tidak terpilih. “Jadi kemenangan itu bukan soal uang, tapi karena takdir Allah SWT,” kata Iqbal.
Saat mendaftar, Iqbal-Amasrul datang bersama Ketua DPD PKS Padang Muharlion dan Sekretaris Ja’far. Selain itu, juga hadir Ketua DPC Demokrat Padang Surya Jufri Bitel dan Sekretaris Mukhlis. Mereka disambut oleh komisioner KPU serta Sekretaris KPU Agustian.
Ketua KPU Padang Dorri Putra mengatakan berkas pendaftaran bapaslon Iqbal-Amasrul dinyatakan lengkap. Berkas syarat pencalonan ini akan diverifikasi, kalau ada perbaikan bisa diperbaiki dari tanggal 6-8 September 2024.
Benni Warlis-M Iqbal Pertama
Di Kabupaten Agam, pasangan Benni Warlis- M Iqbal menjadi pasangan pertama yang mendaftar ke KPU Agam. Kedatangan keduanya diantar ribuan pendukungnya diiringi arak-arakan musik tradisional.
Paslon yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serta didukung Partai Gelora ini sampai di Kantor KPU Agam sekira pukul 14.12, di tengah guyuran hujan.
Sebelum menuju KPU, Benni dan Iqbal mengadakan deklarasi pencalonan di Hotel Sakura Syariah, Lubukbasung. Deklarasi itu dihadiri ribuan warga, simpatisan, relawan serta jajaran pengurus partai pengusung dan pendukung. “Insya Allah akan ada partai-partai lain yang akan menyusul,” kata Sekretaris DPD PKS Agam, Safrudin.
PKS bersama PPP memutuskan untuk mengusung Benni-Iqbal, lanjut Safrudin, karena kedua sosok ini merupakan tokoh yang kaya pengalaman dan pengabdian bagi daerah dan negara.
Benni Warlis seorang birokrat yang sudah malang melintang menjabat di pemerintahan dan terakhir sebagai Komisaris Utama Bank Nagari. Sementara M Iqbal merupakan tokoh nasional sebagai anggota DPR RI tiga periode.
“Semua administrasi siap. Semua selesai sehingga kami mendaftarkan diri sejak awal. Kami bahagia dan bersyukur karena berkas kami telah diterima KPU Agam,” ujar Benni.
Sesuai Aturan Baru
Pasangan Sabar AS dan Sukardi (Sasuai) juga resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Selasa (27/8). Mereka menjadi paslon pertama yang mendaftar dan diantar sejumlah unsur di jajaran DPC Demokrat Pasaman, pasangan ini melakukan pendaftaran ke KPU setelah sebelumnya melakukan deklarasi di posko pemenangan paslon Sasuai di Lubuksikaping.
Untuk mendaftar ke KPU pasangan ini mendapat dukungan dari Partai Demokrat. Sesuai aturan baru yang merujuk putusan MK, Partai Demokrat di Pasaman berhak memajukan satu pasangan calon kepala daerah.
Pasangan menghadapi tantangan yang cukup berat untuk bisa mendaftar sebagai peserta Pilkada. Beruntung, putusan yang ditelurkan MK seakan menjadi penyelamat yang memungkinkan pasangan ini mendaftar.
Tidak heran, ketika mendaftar di KPU, Sabar dengan berapi-api mengatakan bahwa bila Allah SWT yang berkehendak, maka dipastikan tidak ada satu kekuatan pun yang bisa menghalangi
“Kami bisa mendaftar hari ini karena sudah kehendak dari Allah SWT,” ungkapnya. Karena sudah kehendak Allah, menurut Sabar, bika kelak terpilih dirinya berjanji untuk memberikan yang terbaik bagi Pasaman.
Didampingi Mantan Wabup
Sedangkan di Pesisir Selatan (Pesse) Pendaftaran pasangan Hendrajoni-Risnaldi Ibrahim diiringi belasan ribu pendukung ke KPU Pessel di Painan. Sebelumnya mereka melakukan deklarasi bersama pengurus dan kader partai politik (Parpol) pengusung di Islamik Center Sago, Kecamatan IV Jurai.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga merupakan mantan Wakil Bupati Pessel, Rudi Hariyansyah terlihat juga ikut mengantarkan pasangan ini ke kantor KPU Pessel.
Rudi Hariyansyah yang mengundurkan diri sebagai wakil bupati sebelum habis masa jabatannya itu, terlihat bersama Hendrajoni dan Risnaldi Ibrahim di atas mobil bak terbuka mengelilingi Kota Painan, setelah sebelumnya berangkat dari Islamic Center Sago.
Ketua KPU Pessel, Aswandi mengatakan pendaftaran pasangan ini berjalan lancar. Sebab semua berkas persyaratan terpenuhi sesuai ketentuan. (cr2/eri/ptr/wni/yon)
Editor : Novitri Selvia