Bertempat di Gedung Serba Guna milik perusahaan, kegiatan bertema “Syawal Penuh Berkah, Mari Tebar Kehidupan” ini sukses menghimpun 316 kantong darah, melampaui target yang ditetapkan sebanyak 300 kantong.
Kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB dan disambut antusias oleh karyawan Semen Padang Group, keluarga, serta masyarakat sekitar.
Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang, Oktoweri, serta dihadiri oleh Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z Latif, dan Kepala Unit Donor Darah PMI Padang, dr. Widyarman.
Dalam sambutannya, Oktoweri menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi peserta, yang menurutnya merupakan wujud nyata kelanjutan nilai-nilai Ramadan yang sarat makna kepedulian sosial.
"Donor darah di bulan Syawal bukan sekadar aksi sosial. Ini kelanjutan semangat Ramadan, yang kemudian dilanjutkan dengan bulan memberi. Memberi tanpa pamrih, karena kita satu tubuh sebagai sesama manusia," tegas Oktoweri.
Ia menambahkan, kegiatan ini adalah bagian dari komitmen sosial berkelanjutan perusahaan. Sepanjang tahun, PT Semen Padang menargetkan enam kali aksi donor darah dengan total 2.000 kantong.
"Di tengah tantangan ekonomi global, nurani dan solidaritas adalah nilai yang harus terus dijaga. Setetes darah yang didonorkan bisa menjadi penyelamat nyawa," imbuhnya.
Ketua Panitia Donor Darah SPSP, Arie Ronaldo, mengungkapkan terima kasih atas partisipasi seluruh pendonor dan dukungan dari berbagai mitra seperti Ajwa Tour, BNI 46, dan CV Dahlia Estetika.
"Partisipasi tinggi dari insan Semen Padang Group menjadi kunci kesuksesan acara ini. Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar," ujar Arie.
Apresiasi juga datang dari Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z Latif, yang menyebut Semen Padang sebagai salah satu mitra paling konsisten dalam mendukung kebutuhan darah di 30 rumah sakit wilayah Padang.
"Target 2.000 kantong darah per tahun dari Semen Padang sangat membantu pemenuhan stok darah di wilayah kami," ungkapnya.
Senada dengan itu, Kepala UDD PMI Padang, dr. Widyarman, menekankan pentingnya kegiatan ini mengingat kebutuhan darah harian di Kota Padang mencapai 200 kantong.
"Kami berkeliling setiap hari, tapi Semen Padang adalah yang paling rutin dan konsisten. Semoga instansi lain bisa mencontoh," katanya.
Kegiatan ini juga menjadi panggung kisah inspiratif para pendonor. Salah satunya, Safarudin, yang telah 38 kali mendonorkan darah sejak tahun 2007. Ia mengaku awalnya hanya ingin membantu keluarga teman, namun kini merasa ketagihan karena manfaatnya bagi sesama.
"Donor itu tidak sakit. Malah ketagihan karena bisa bantu nyawa orang lain," ujarnya.
Cerita serupa datang dari Sadri Hedusman, pendonor yang telah 15 kali berpartisipasi. Meski awalnya sempat ragu, kini ia merasa tubuh lebih bugar dan bangga bisa memberi manfaat bagi orang lain.
"Selain membantu sesama, saya merasa lebih sehat. Bangga rasanya menjadi bagian dari kegiatan ini," katanya.
Donor darah ini kembali menegaskan bahwa budaya kepedulian dan solidaritas sosial terus tumbuh di lingkungan PT Semen Padang. Melalui aksi nyata dan konsistensi, perusahaan membuktikan diri sebagai pilar kemanusiaan dan kesehatan masyarakat.
Semangat "Syawal Penuh Berkah" tak hanya menjadi slogan, tapi inspirasi nyata—setetes darah, satu nyawa, sejuta harapan.(*)
Editor : Hendra Efison