Doche Delson mengaku bangga dapat membawa nama PT Semen Padang di ajang internasional tersebut. Ia menyebut pencapaian ini menjadi bukti bahwa inovasi timnya diakui secara global.
“Inovasi ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi saya dan tim. Kami berhasil menunjukkan bahwa gagasan lokal dapat diakui di tingkat internasional,” ujarnya.
Program yang dipresentasikan, Nabuang Sarok, merupakan inovasi pengelolaan sampah berbasis aplikasi dan partisipasi masyarakat.
Program ini mengubah tantangan lingkungan menjadi sumber energi alternatif berkelanjutan, sejalan dengan visi PT Semen Padang yang berorientasi pada efisiensi, inovasi, dan tanggung jawab sosial.
“Inovasi ini lahir dari kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat serta dukungan penuh dari manajemen perusahaan,” tambah Doche.
Ajang APQO International Conference merupakan forum tahunan yang mempertemukan perwakilan industri dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik, seperti Rusia, Vietnam, Arab Saudi, Sri Lanka, China, Selandia Baru, Amerika Serikat, Indonesia, dan Australia.
Tahun ini, konferensi mengusung tema “Quality Pathway to the Future”, yang menyoroti pentingnya inovasi berkelanjutan untuk menghadapi tantangan industri global.
Selain presentasi inovasi, peserta juga berkesempatan membangun jejaring dan berbagi praktik terbaik di bidang manajemen mutu, efisiensi produksi, dan keberlanjutan industri.(*)
Editor : Hendra Efison