PADEK.JAWAPOS.COM – Teknologi konstruksi Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) dinilai mampu mempercepat pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana. Keunggulan tersebut mendorong PT Semen Padang siap mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana melalui pemanfaatan material inovatif karya anak bangsa.
Kepercayaan terhadap penggunaan Sepablock ditunjukkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menjadikannya sebagai material utama dalam pembangunan tiga unit Huntap Mandiri di Kota Padang, Kota Pariaman, dan Kabupaten Padang Pariaman.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan penggunaan Sepablock dalam program Huntap Mandiri menjadi bukti bahwa inovasi yang dikembangkan perusahaan mampu menjawab kebutuhan pembangunan rumah permanen yang cepat, berkualitas, dan tangguh.
"Kami mengapresiasi BNPB yang telah mempercayakan penggunaan Semen Padang Bata Interlock atau Sepablock sebagai material pembangunan Huntap Mandiri di Sumatera Barat. Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa produk inovasi PT Semen Padang telah mendapat pengakuan dari lembaga negara untuk mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana," ujar Win.
Menurutnya, salah satu keunggulan utama Sepablock adalah proses pemasangan yang lebih cepat dibandingkan metode konstruksi konvensional. Hal itu memungkinkan pembangunan hunian permanen dapat diselesaikan lebih efisien sehingga masyarakat terdampak bencana dapat segera menempati rumah baru.
Selain mempercepat proses pembangunan, Sepablock juga menghasilkan konstruksi yang kokoh dan memberikan kenyamanan bagi penghuninya. Karakteristik tersebut menjadikannya sebagai salah satu solusi yang dinilai sesuai untuk mendukung percepatan pembangunan hunian pascabencana.
"Kami berharap Sepablock semakin dikenal dan dimanfaatkan secara luas karena memiliki berbagai keunggulan, mulai dari pemasangan yang lebih cepat, konstruksi yang kuat, hingga memberikan kenyamanan bagi penghuninya," kata Win.
Dalam implementasinya, teknologi Sepablock digunakan pada pembangunan tiga unit Huntap Mandiri yang diserahkan BNPB kepada masyarakat di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Kota Padang; Desa Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman; serta Jorong Kampung Pondok, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.
Program tersebut menjadi salah satu contoh penerapan inovasi material konstruksi dalam mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor industri.
Kualitas bangunan yang menggunakan Sepablock juga mendapat apresiasi dari Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Aziz. Menurutnya, rumah-rumah yang dibangun memiliki kualitas yang sangat baik serta desain yang menarik sehingga layak menjadi hunian jangka panjang bagi masyarakat.
"Semoga para penerima manfaat dapat menghuni rumah ini bersama keluarga dengan aman dan nyaman. Rumah ini dibangun dengan material Sepablock, kualitasnya sangat baik, bahkan desainnya mirip dengan bangunan-bangunan di Belanda," ujarnya.
Apresiasi juga datang dari salah seorang penerima Huntap Mandiri di Nagari Pasia Laweh, Revival. Ia mengaku puas dengan rumah yang diterimanya karena terasa nyaman dan kokoh.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BNPB dan pemerintah daerah atas bantuan ini. Rumahnya nyaman dan terasa sejuk. Kami sangat terkesan dengan material Sepablock yang digunakan," ungkap Revival.
PT Semen Padang berharap penggunaan Sepablock tidak hanya terbatas pada program rehabilitasi pascabencana, tetapi juga semakin luas dimanfaatkan dalam pembangunan perumahan masyarakat dan berbagai proyek konstruksi lainnya. Dengan keunggulan dari sisi kecepatan pemasangan, kekuatan konstruksi, dan kenyamanan bangunan, inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih efisien dan berkelanjutan di Indonesia.(*)
Editor : Hendra Efison