Ahli Teknik Sipil Unand: Sepablock Jadi Solusi Rumah Ramah Gempa di Sumbar

Hendra Efison • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 21:20 WIB
Pelatihan Tukang SEPABLOCK PT Semen Padang menghadirkan Guru Besar Departemen Teknik Sipil Unand Prof. Jafril Tanjung sebagai instruktur di Padang, Selasa (8/9/2026).
Pelatihan Tukang SEPABLOCK PT Semen Padang menghadirkan Guru Besar Departemen Teknik Sipil Unand Prof. Jafril Tanjung sebagai instruktur di Padang, Selasa (8/9/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM– Guru Besar Departemen Teknik Sipil Universitas Andalas (Unand), Prof. Jafril Tanjung, menilai Semen Padang Bata Interlock atau SEPABLOCK dapat menjadi solusi untuk mendukung pembangunan rumah yang ramah terhadap gempa di Sumatera Barat.

Penilaian itu disampaikan Prof. Jafril saat menjadi instruktur Pelatihan Tukang SEPABLOCK yang digelar PT Semen Padang bagi 36 tukang bangunan di Kota Padang, Selasa (8/9/2026).

Pelatihan berlangsung selama empat hari, 8–11 September 2026, di Diklat PT Semen Padang. Pesertanya berasal dari 12 kelurahan di tiga kecamatan, yakni Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung, dan Pauh.

Dinding Jadi Bagian yang Perlu Diperhatikan

Prof. Jafril mengatakan pembangunan rumah di wilayah rawan gempa seperti Sumatera Barat perlu memperhatikan aspek keselamatan dan ketahanan bangunan terhadap guncangan.

Menurut dia, salah satu bagian bangunan yang perlu mendapat perhatian serius adalah dinding. Hal itu berdasarkan investigasi terhadap sejumlah bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa.

“Dari investigasi terhadap kerusakan bangunan akibat gempa, rata-rata dinding rumah menjadi bagian yang ambruk. Karena itu, material dan sistem pemasangan dinding perlu mendapatkan perhatian serius,” ujarnya.

Ia menjelaskan SEPABLOCK memiliki karakteristik yang sesuai untuk digunakan pada pembangunan rumah di daerah rawan gempa. Salah satunya melalui metode pemasangan yang menyerupai susunan lego, dengan elemen dinding disusun secara presisi dan saling mengunci.

SEPABLOCK Dinilai Ramah terhadap Guncangan

Menurut Prof. Jafril, metode pemasangan tersebut menjadi salah satu aspek yang membuat SEPABLOCK dinilai lebih ramah terhadap guncangan gempa.

Ia menilai inovasi material sekaligus metode pemasangan dinding menjadi bagian penting dalam pembangunan rumah di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan gempa.

“Makanya, SEPABLOCK merupakan solusi yang tepat untuk mendukung pembangunan rumah yang ramah terhadap gempa, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan seperti Sumatera Barat,” katanya.

Pelatihan yang digelar PT Semen Padang tersebut menjadi upaya untuk membekali para tukang dengan pengetahuan teori dan keterampilan teknis terkait penggunaan serta pemasangan SEPABLOCK.

Sebanyak 36 tukang mengikuti pelatihan yang merupakan penyelenggaraan kedua oleh Unit CSR PT Semen Padang. Sebelumnya, pelatihan serupa digelar pada 2023 dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan daya saing para tukang.

“Selain menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan peluang ekonomi para peserta. Karena tukang yang memiliki kompetensi lebih baik akan mempunyai daya saing lebih tinggi, sekaligus kesempatan lebih luas untuk terlibat dalam berbagai proyek pembangunan,” ujarnya.(*)

Editor : Hendra Efison
Prof Jafril Tanjung pt semen padang sumatera barat SEPABLOCK rumah ramah gempa