Dansatgas TMMD, Letkol Inf Reno Handoko mengatakan, pembangunan jembatan dan gorong-gorong untuk pengendalian aliran air, terutama pada saat musim hujan agar aliran air tidak serta-merta menggenangi ruas/badan jalan. Jika tidak demikian dipastikan badan jalan akan selalu labil, dan senantiasa becek, berlumpur, hingga kemudian cepat rusak.
“Pembangunan gorong-gorong ini ditargetkan tuntas paling lama satu minggu, sebelum akhirnya nanti proyek TMMD selesai dan dapat diserahterimakan pada masyarakat melalui Pemkab Sijunjung,” tutur Dansatgas TMMD, Letkol Inf Reno Handoko, Senin (4/3).
Pihaknya lanjut Dansatgas, pihaknya terus berjibaku menuntaskan berbagai item pekerjaan tersebut, kemarin. Sembari pembangunan jembatan dan gorong-gorong dikerjakan, pembukaan jalan baru sepanjang 4,8 km dari Jorong Aurseribu Nagari TBA menuju Tanjungampalu juga terus berlangsung.
Menurutnya, musim penghujan ditambah medan yang berat, berlembah dan berbukit menjadi sederet kendala bagi Satgas TMMD bekerja di lapangan. Namun demikian, ia optimis, program TMMD rampung paling lambat 20 Maret mendatang. (atn)
Editor : Novitri Selvia