Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat dan diikuti oleh pengelola perpustakaan nagari, relawan literasi, serta perangkat nagari.
Tujuannya, memperkenalkan serta mengoptimalkan penggunaan aplikasi perpustakaan digital untuk meningkatkan literasi di wilayah dengan keterbatasan akses sumber informasi cetak maupun digital.
Ketua pelaksana sekaligus pemateri utama, Andi Saputra, S.Kom., M.Kom., dosen Program Studi Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan Sekolah Vokasi UNP, menyampaikan pentingnya transformasi menuju sistem perpustakaan berbasis digital.
“Perpustakaan digital bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan di era informasi. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses buku elektronik secara gratis dan mudah,” ujarnya.
Selain Andi, kegiatan juga menghadirkan dua narasumber lain, yakni Desriyeni, S.Sos., M.Kom., yang membahas strategi sosialisasi aplikasi buku digital, dan Dr. Ridha Hasnul Ulya, M.Pd., yang memandu sesi teknis pengelolaan konten dan aktivitas pengguna.
Walinagari Sulit Air, A.H. Ayanda Sadra, M.A., mengapresiasi dukungan UNP terhadap penguatan literasi di nagari.
Ia menegaskan komitmen pemerintah nagari untuk menjadikan literasi digital sebagai prioritas pembangunan.
“Kami berharap perpustakaan nagari menjadi pusat pembelajaran digital yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perpustakaan Nagari Sulit Air, Darfinalti, S.Pd., menyebut pelatihan ini sebagai momentum penting untuk beralih dari sistem manual ke layanan berbasis digital.
Kegiatan ditutup dengan simulasi penggunaan aplikasi yang dipandu langsung oleh tim UNP.
Peserta tampak antusias dan siap mengimplementasikan hasil pelatihan untuk memperkuat ekosistem literasi digital di Nagari Sulit Air.(*)
Editor : Hendra Efison