Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemulihan Pascabanjir Solok Dikebut: Brimob dan BPBD Bangun Jembatan Darurat di Kubung

Hendra Efison • Rabu, 10 Desember 2025 | 10:48 WIB

Brimob dan BPBD Kabupaten Solok kebut pembangunan jembatan darurat di Kubung, untuk pulihkan akses warga. (Foto: Dila Kartika Sari/Padeks)
Brimob dan BPBD Kabupaten Solok kebut pembangunan jembatan darurat di Kubung, untuk pulihkan akses warga. (Foto: Dila Kartika Sari/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM—Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Kabupaten Solok terus dilakukan.

Personel Satgas SAR Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumbar bersama BPBD Kabupaten Solok bergotong royong membangun jembatan darurat dan memperbaiki hunian warga di Kecamatan Kubung, Selasa (9/12/2025).

Kegiatan dipimpin Wadanki 2 Batalyon C Pelopor, Ipda Ferry Siahaan. Ia mengatakan bahwa tim fokus pada dua pekerjaan utama yang paling mendesak di lapangan.

“Pertama, kami mempersiapkan dan membentuk balok kayu sebagai material utama untuk jembatan yang putus, sehingga akses warga dapat segera dibuka kembali. Kedua, kami membantu perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan berat di wilayah Sawah Sudut,” jelas Ipda Ferry.

Jembatan yang rusak akibat banjir tersebut merupakan jalur vital bagi masyarakat dalam distribusi logistik, kebutuhan harian, serta akses layanan darurat.

Dengan pembangunan jembatan darurat, mobilitas warga yang sempat lumpuh diharapkan dapat kembali normal dalam waktu dekat.

Selain perbaikan akses, tim gabungan juga membantu membenahi rumah-rumah yang terdampak parah sebagai bagian dari percepatan pemulihan kondisi kehidupan masyarakat.

Bantuan ini diberikan secara langsung kepada warga yang tinggal di zona paling terdampak.

Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menegaskan bahwa kehadiran Brimob dan BPBD merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung proses pemulihan.

“Penanganan bencana tidak hanya berhenti pada proses evakuasi, tetapi berlanjut hingga masyarakat benar-benar pulih. Kami pastikan proses rehabilitasi dilakukan secara cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Tim gabungan juga meningkatkan pemantauan potensi bencana susulan mengingat kondisi tanah yang masih labil.

BPBD Kabupaten Solok mengimbau warga tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau potensi bahaya lainnya.

Sejumlah warga Sawah Sudut menyampaikan apresiasi atas langkah cepat petugas.

“Kami sangat terbantu dengan pembangunan jembatan darurat ini. Akses kami sempat benar-benar terputus sehingga aktivitas ekonomi terganggu,” ujar salah satu warga.

Pemkab Solok menegaskan bahwa pemulihan dilakukan secara bertahap, mulai dari pendataan kerusakan, penyaluran logistik, hingga rencana rehabilitasi jangka menengah dan panjang.

Pemerintah daerah berharap seluruh akses dan lingkungan tempat tinggal warga dapat kembali layak dalam waktu dekat.(CR8/Dila Kartika)

Editor : Hendra Efison
#jembatan darurat Kubung #Pemulihan Solok #Brimob Polda Sumbar #banjir dan longsor sumbar