198 Calon Jamaah Haji Kabupaten Solok Resmi Dilepas ke Tanah Suci Tahun 2026

Dila Kartika Sari • Dipublikasikan Minggu, 3 Mei 2026 | 09:51 WIB
Sebanyak 198 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Solok resmi dilepas menuju Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. (DOKUMENTASI PEMKAB SOLOK)
Sebanyak 198 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Solok resmi dilepas menuju Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. (DOKUMENTASI PEMKAB SOLOK)

PADEK.JAWAPOS.COMSuasana penuh haru, khidmat, dan kebanggaan menyelimuti Aula Lantai 1 Islamic Center Kabupaten Solok di Koto Baru, Sabtu (2/5/2026), saat sebanyak 198 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Solok resmi dilepas menuju Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.

Prosesi pelepasan tersebut menjadi momen istimewa bagi para calon tamu Allah yang selama bertahun-tahun menanti giliran keberangkatan melalui perjuangan panjang, mulai dari menabung, melengkapi administrasi, hingga menjaga kondisi kesehatan.

Bagi sebagian besar jamaah, kesempatan ini bukan sekadar perjalanan fisik ke Arab Saudi, tetapi perjalanan spiritual yang telah lama dinanti sebagai penyempurna rukun Islam.

Baca Juga: Polsek Koto Baru Perketat Pengawasan SPBU Pasca Kenaikan Harga BBM di Dharmasraya

Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, hadir langsung dalam acara pelepasan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, Sekretaris Daerah Medison, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran para pejabat daerah tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Solok dalam memberikan dukungan penuh kepada masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Sesmadewita, dalam laporannya menjelaskan bahwa total 198 CJH Kabupaten Solok terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 9 sebanyak 194 orang dan Kloter 14 sebanyak 2 orang.

Baca Juga: Mentan Amran Tegaskan Swasembada Berbasis Data Global di Mubes IKA UNHAS

Para jamaah terdiri dari beragam usia, mulai dari jamaah termuda berusia 25 tahun hingga jamaah tertua berusia 86 tahun. Dominasi jamaah perempuan dalam rombongan tahun ini juga menjadi catatan tersendiri.

Menurut Sesmadewita, seluruh calon jamaah telah menjalani berbagai tahapan persiapan selama kurang lebih sembilan bulan, termasuk pemeriksaan kesehatan, pelatihan manasik, serta verifikasi administrasi keberangkatan.

“Syukurlah, seluruh jamaah dalam kondisi sehat dan siap diberangkatkan. Semoga seluruh proses ibadah berjalan lancar, para jamaah memperoleh haji mabrur, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan sehat,” ujar Sesmadewita.

Baca Juga: Peringati Hardiknas, Pemko Padang Luncurkan Program MDTW dan Perluas Kerja Sama Pendidikan

Dalam sambutannya, Bupati Jon Firman Pandu menyampaikan rasa syukur atas kesempatan luar biasa yang diperoleh para calon jamaah. Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan suci dari Allah SWT yang tidak semua umat Muslim dapatkan.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Solok, kami merasa bangga dapat melepas Bapak/Ibu sekalian untuk menunaikan ibadah haji. Ini adalah anugerah besar dari Allah SWT yang wajib kita syukuri,” ujar Bupati.

Ia juga mengingatkan para jamaah agar senantiasa menjaga kesehatan fisik selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci, mengingat padatnya aktivitas serta perbedaan cuaca yang cukup signifikan.

Baca Juga: LKAAM Sumbar Sosialisasi Hukum Adat, Pemko Padang Matangkan Perda Nagari di Dalam Kota

Selain itu, Bupati meminta jamaah untuk menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas antarsesama jamaah, mematuhi seluruh arahan petugas haji, dan menjaga nama baik Kabupaten Solok selama berada di Arab Saudi.

“Jagalah stamina, kekompakan, serta nama baik daerah kita. Kami juga berharap Bapak/Ibu turut mendoakan Kabupaten Solok agar selalu diberkahi, aman, damai, dan sejahtera,” pesannya.

Momen paling emosional dalam acara tersebut terjadi saat Bupati Solok secara simbolis memasangkan syal kepada jamaah tertua dan termuda sebagai bentuk penghormatan, doa restu, serta simbol keberangkatan menuju perjalanan suci.

Baca Juga: BTP Padang Hentikan 54 Penjagaan Perlintasan Kereta Api, KAI Sumbar Perketat Mitigasi

Pelepasan ini bukan hanya seremoni administratif, melainkan simbol harapan besar masyarakat Kabupaten Solok agar seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah dengan sempurna, memperoleh predikat haji mabrur, dan membawa pulang nilai-nilai spiritual yang bermanfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.

Keberangkatan 198 CJH Kabupaten Solok tahun 2026 menjadi bukti nyata semangat religius masyarakat daerah tersebut, sekaligus momentum penting dalam memperkuat nilai keimanan, persaudaraan, dan pengabdian kepada Allah SWT. (cr8)

Editor : Adetio Purtama
Jemaah haji Kabupaten Solok haji tanah suci