PADEK.JAWAPOS.COM-Bupati Solok Selatan, Khairunas, melantik 16 pejabat eselon II dalam agenda rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Pelantikan berlangsung di Aula Sarantatau Sarurambi Kantor Bupati, Senin (17/11).
Dalam arahannya, Khairunas menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dikukuhkan akan menjalani evaluasi ketat selama enam bulan ke depan.
Penilaian tersebut meliputi kinerja, inovasi, efektivitas program, hingga loyalitas terhadap pimpinan. Ia menegaskan tidak akan ragu melakukan pergantian jika hasil evaluasi tidak memenuhi ekspektasi.
Baca Juga: Polres Limapuluh Kota Gelar Apel Operasi Zebra 2025, 14 Hari Pengawasan Diperketat
Bupati menegaskan bahwa keputusan rotasi jabatan ini murni berdasarkan kebutuhan organisasi.
Ia menyebut tantangan pembangunan Solok Selatan semakin kompleks, sehingga pejabat dituntut bekerja lebih cepat, kreatif, dan adaptif sesuai arah pembangunan dalam RPJMD.
Khairunas juga meminta pejabat mampu menyusun strategi percepatan program prioritas, terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Unand Gagas Program Konservasi Bilih di Sumpur, Tekanan Lingkungan Kian Berat
Ia mengungkapkan bahwa banyak pejabat eselon III dan IV akan memasuki masa pensiun, sehingga peluang bagi generasi muda terbuka lebar—bahkan lebih dari 60 persen posisi eselon II berpeluang diisi pegawai muda.
Dalam kesempatan itu, Khairunas menyinggung anggapan negatif terkait mutasi pejabat. Ia mencontohkan daerah lain seperti Surabaya yang rutin melakukan rotasi setiap enam bulan dan dianggap hal biasa.
Menurutnya, setiap pejabat mesti siap dengan dinamika organisasi tanpa prasangka politik. Ia juga menceritakan kunjungannya ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperkuat sistem manajemen talenta ASN di Solok Selatan.
Baca Juga: Unit Intel Kodim 0304/Agam Gagalkan Peredaran Sabu Jaringan Antarprovinsi
Disiplin pegawai kembali ia soroti, termasuk soal kehadiran pegawai yang diharapkan sudah berada di kantor pada pukul 07.30.
Khairunas menekankan bahwa mutasi bukan hukuman, melainkan upaya menempatkan pegawai sesuai talenta dan kecocokan kompetensi.
Khairunas meminta ASN membangun iklim kerja yang saling mendukung serta menyebut dukungan keluarga, termasuk pasangan pejabat, juga turut menentukan kualitas kerja.
Baca Juga: Janeeta Maitsaa dari SMP Unggul Dharmasraya Wakili Sumbar di Ajang Nasional Bintang Sobat 2025
Bupati menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah bukan hanya milik kepala daerah, tetapi harus dirasakan ASN dan masyarakat.
Selain itu ia turut menegur ASN yang tidak mengikuti Car Free Day, momentum yang menurutnya penting untuk memperkuat kebersamaan. Khairunas bahkan menyampaikan bahwa pelantikan lanjutan akan dilakukan keesokan harinya.
Sementara itu, Kepala Kanreg XII BKN Pekanbaru, Purjiyanta, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyoroti masih tertinggalnya sistem manajemen ASN Indonesia dibanding Malaysia dan Singapura. Ia mendorong percepatan karier ASN, terutama generasi muda yang dinilai memiliki energi lebih besar.
Baca Juga: 600 RT Lolos ke Tahap Tiga Padang Rancak Award 2025
Purjiyanta juga menekankan pentingnya disiplin, termasuk menjaga kebersihan kantor sebagai cerminan karakter pegawai.
Ia menyebut ASN harus siap bekerja kapan saja sesuai kebutuhan organisasi, mencontohkan pengalaman di kantornya yang menerapkan nada dering khusus untuk panggilan dinas.(tno)
Editor : Novitri Selvia