PADEK.JAWAPOS.COM—Kolaborasi Kodaeral II Padang bersama sejumlah pihak menuntaskan Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk 11 rumah masyarakat di Kabupaten Solok Selatan. Rampungnya pembangunan ditandai dengan penandatanganan prasasti pada peresmian di Nagari Sako Selatan, Kecamatan Sungai Pagu, Kamis (20/8/2026).
Program tersebut dilaksanakan Kodaeral II Padang bersama Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Solok Selatan, dan PT PLN. Sebelas rumah yang dibedah tersebar di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu, dan Pauh Duo.
Komandan Kodaeral II Padang Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mendukung pelaksanaan program, termasuk PT Semen Padang.
“Program Bedah RTLH ini dilaksanakan di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu, dan Pauh Duo. Ada 11 unit rumah yang dibedah sebagai wujud kepedulian bersama dalam pengentasan kemiskinan dan penyediaan hunian layak bagi masyarakat,” katanya.
Setiap rumah penerima manfaat mendapatkan alokasi bantuan Rp30 juta. Dari dana tersebut, Rp25 juta digunakan untuk pembelian material bangunan, sedangkan Rp5 juta dialokasikan untuk kebutuhan upah pekerja.
Pembangunan tidak hanya mengandalkan bantuan material dan pembiayaan. Masyarakat setempat ikut terlibat melalui prinsip swadaya dan gotong royong, sementara personel TNI AL Kodaeral II Padang memberikan dukungan tenaga secara langsung di lapangan.
Kolaborasi juga diperkuat dengan dukungan PT Semen Padang yang memberikan 150 sak semen untuk kebutuhan material pembangunan 11 rumah tersebut. Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino turut hadir bersama Ka. Unit Komunikasi dan Kesekretariatan Idris, Ka. Unit CSR Hernes, serta Staf CSR Leo Zatiusfri.
Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi mengapresiasi Kodaeral II Padang, PT Semen Padang, serta seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut.
“Kolaborasi ini menjadi gambaran bahwa pembangunan kesejahteraan masyarakat membutuhkan kerja bersama. Pemerintah daerah memiliki peran dalam memastikan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, lembaga sosial memberikan dukungan, dunia usaha berkontribusi melalui program TJSL, sementara masyarakat menjadi bagian langsung dalam proses pembangunan,” ujarnya.
Peresmian tersebut juga dihadiri General Manager PLN UID Sumbar Ririn Rachmawardini. Kegiatan ditutup dengan seremoni penyerahan penghargaan kepada pihak yang terlibat serta penandatanganan prasasti sebagai simbol rampungnya pembangunan 11 rumah penerima manfaat.(*)
Editor : Hendra Efison