Alcaraz mengalahkan Novak Djokovic, peringkat 4 dunia asal Serbia, dalam final yang berlangsung sengit pada Minggu (1/2/2026).
Pertandingan berakhir dengan skor 2-6, 6-2, 6-3, 7-5 untuk kemenangan Alcaraz.
Pada usia 22 tahun, ia kini menjadi petenis termuda yang berhasil meraih keempat gelar Grand Slam berbeda atau Career Grand Slam, melampaui catatan legenda tenis dunia. yakni Australian Open, French Open, Wimbledon, dan US Open.
Rekor Grand Slam Alcaraz dan Djokovic
Kemenangan ini menambah koleksi gelar Grand Slam Alcaraz menjadi tujuh, setelah sebelumnya ia meraih French Open 2024 dan 2025, Wimbledon 2023 dan 2024, serta US Open 2022 dan 2025.
Alcaraz menunjukkan konsistensi dan kemampuan adaptasi di berbagai permukaan lapangan, memperkuat statusnya sebagai bintang tenis global.
Sementara itu, Djokovic berupaya meraih Grand Slam ke-25 dan gelar Australian Open ke-11, namun harus mengakui keunggulan Alcaraz di Melbourne Park.
Tekad Alcaraz terbukti menjadi penentu dalam menghadapi lawan tangguh sekaliber Djokovic.
Dampak Kemenangan dan Sejarah Tenis
Kemenangan ini menandai tonggak penting bagi tenis Spanyol, sekaligus menegaskan Alcaraz sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di era modern.
Prestasi ini menambah persaingan di level elit tenis dunia, memicu perhatian penggemar dan media internasional.
Alcaraz juga memperlihatkan stamina, strategi, dan mental juara, yang menjadi faktor kunci menaklukkan Djokovic yang telah berpengalaman bertahun-tahun di turnamen Grand Slam.
Dengan gelar ini, fokus Alcaraz kini tertuju pada mempertahankan performa di turnamen-turnamen besar berikutnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto