Insiden tersebut melibatkan dua kendaraan truk, yakni truk pengangkut minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dengan nomor polisi BA 8042 NU dan truk Hino bernomor polisi BA 6430 AUC. Akibat tabrakan tersebut, truk CPO terbalik dan muatannya tumpah ke badan jalan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Solok Kota, Iptu Akbar Kharisma Tanjung, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika truk CPO yang datang dari arah Sawahlunto menuju Padang diduga menyimpang ke kanan saat melintas di Simpang Rumbio.
“Diduga truk CPO menyimpang ke kanan jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang truk Hino sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” ujar IPTU Akbar di lokasi kejadian.
Benturan tersebut menyebabkan truk CPO terguling dan minyak sawit mentah yang dibawa dalam tangki tumpah ke jalan. Tumpahan minyak membuat permukaan jalan menjadi licin dan berpotensi membahayakan pengendara lain.
Akibat kecelakaan tersebut, satu orang sopir mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membersihkan tumpahan minyak sawit dari badan jalan.
Arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan sementara, namun setelah proses evakuasi kendaraan dan pembersihan jalan dilakukan, kondisi kembali normal.
Iptu Akbar mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat berkendara pada malam hingga dini hari.
“Kami mengingatkan pengendara untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima agar kecelakaan dapat dihindari,” tegasnya.
Pihak kepolisian juga menyatakan akan meningkatkan pengawasan di sejumlah titik rawan kecelakaan guna menjaga keselamatan pengguna jalan di wilayah Kota Solok.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan, khususnya di jalur lintas yang kerap dilalui kendaraan berat, agar tetap fokus dan waspada demi mencegah kecelakaan serupa terulang kembali. (cr8)
Editor : Adetio Purtama