Pemeriksaan dilakukan langsung oleh Ketua Komisi I Deni Nofri Pudung bersama Hj. Rika Hanom, Amrinofdias Dt. Ula Gadang, dan Rusdi Saleh, didampingi Asisten I Zulkarnaini, Kepala Bidang Pasar, Satpol PP, serta Dinas Koperasi dan Perdagangan Kota Solok.
Dalam sidak tersebut, tim dewan hampir tidak bisa melintas karena lapak pedagang berdiri di tengah jalan tak beraturan.
Jalur bagi pembeli tersumbat, sementara suasana pasar dinilai panas dan tidak nyaman, sehingga mengganggu aktivitas jual beli yang seharusnya menjadi pusat ekonomi masyarakat.
Anggota Komisi I, Rusdi Saleh, meminta petugas segera menertibkan pedagang yang berjualan di badan jalan karena dinilai mengganggu pengunjung.
“Lapak dan kios itu ada di dalam pasar. Kenapa jualan di tengah jalan? Ini jelas ganggu pengunjung. Pemerintah harus tegas, jangan biarkan terus begini,” tegasnya di lokasi.
Menurutnya, jika lapak di dalam pasar tertata penuh dan rapi, pembeli akan masuk tanpa harus bertransaksi di badan jalan, terlebih menjelang Ramadhan ketika aktivitas pasar meningkat signifikan.
Ia menegaskan, jika kondisi ini dibiarkan, pasar berpotensi kehilangan fungsinya sebagai pusat ekonomi dan berdampak pada pendapatan daerah.
Komisi I menilai persoalan tersebut bukan sekadar ketidaktertiban biasa, melainkan mencerminkan lemahnya aturan serta pengawasan di lapangan yang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan pasar.
Sorotan juga diarahkan pada minimnya anggaran untuk penertiban yang dinilai menghambat kinerja aparat.
Ketua Komisi I, Deni Nofri Pudung, mengungkapkan dalam rapat bersama tim pemeriksa di kantor pasar bahwa anggaran kegiatan Satpol PP tercatat nol, kecuali untuk pembayaran gaji pegawai.
“Anggaran kegiatan Satpol PP nol, kecuali gaji. Bagaimana mereka bisa kerja maksimal? Dinas yang langsung urus masyarakat malah dipotong habis,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tugas menjaga ketenteraman dan ketertiban umum tidak ringan karena mencakup penataan pedagang kaki lima hingga penanganan berbagai laporan masyarakat.
Menurutnya, jika pemerintah serius menata pasar dan menjaga ketertiban, dukungan anggaran harus dikembalikan agar fungsi pengawasan berjalan efektif.
Komisi I memastikan hasil pemeriksaan ini tidak berhenti sebagai catatan internal, melainkan akan dibahas bersama Sekretaris Daerah dan dinas terkait untuk merumuskan langkah konkret penataan pasar.
Menjelang Ramadhan, DPRD menegaskan Pasar Raya Solok harus menjadi ruang ekonomi yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.(cc7)
Editor : Hendra Efison