Kegiatan manasik ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para jamaah sebelum menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Para peserta diharapkan mampu memahami seluruh rangkaian ibadah secara menyeluruh, mulai dari rukun, wajib, hingga tata cara pelaksanaan haji yang sesuai tuntunan.
Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan pentingnya mengikuti setiap tahapan bimbingan dengan serius. Ia mengingatkan bahwa manasik haji bukan sekadar formalitas, melainkan bekal utama agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan benar, tertib, dan mandiri.
“Melalui bimbingan ini, saya berharap seluruh calon jamaah mampu menguasai tahapan ibadah haji secara menyeluruh, sehingga pelaksanaannya nanti dapat berjalan lancar dan khidmat,” ujarnya.
Selain pembukaan, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai materi praktik. Para peserta mengikuti simulasi langsung seperti tawaf, sai, serta wukuf di Arafah. Materi tersebut bertujuan memberikan gambaran nyata tentang kondisi yang akan dihadapi selama pelaksanaan ibadah haji.
Tak hanya itu, panitia juga memberikan pembekalan terkait protokol kesehatan dan tips menghadapi cuaca ekstrem di Arab Saudi. Hal ini dinilai penting mengingat dinamika perjalanan haji yang terus berkembang dan menuntut kesiapan fisik serta mental yang optimal.
Dengan adanya bimbingan manasik ini, diharapkan seluruh calon jamaah haji asal Kota Solok dapat lebih siap, baik secara pengetahuan, kesehatan, maupun spiritual, sehingga mampu menjalankan ibadah haji dengan lancar dan memperoleh haji yang mabrur. (cr8)
Editor : Adetio Purtama