Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Warga Antusias Divaksin, Semua Instansi Diminta Galakkan Vaksinasi

Novitri Selvia • Kamis, 8 Juli 2021 | 12:43 WIB
AYO DIVAKSIN: Warga Kota Sawahlunto antusias mengikuti vaksinasi, kemarin (7/7).(IST)
AYO DIVAKSIN: Warga Kota Sawahlunto antusias mengikuti vaksinasi, kemarin (7/7).(IST)
Pemprov Sumbar mendorong seluruh instansi, organisasi dan lembaga untuk menggalakkan program vaksinasi. Hal itu harus menjadi atensi mengingat penyebaran Covid-19 semakin masif. Apalagi saat ini Sumbar berada di zona merah penyebaran Covid-19.
Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, kemarin (7/7). Ia mendorong seluruh instansi, organisasi dan lembaga kemasyarakatan di provinsi itu untuk ikut menyukseskan dan melaksanakan program vaksinasi dengan melibatkan seluruh anggota berserta keluarganya.

“Silakan langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi hingga kabupaten dan kota untuk mendapatkan vaksinasi guna mengantisipasi penyebaran Covid-19,” katanya.

Ia menambahkan, stok vaksin di provinsi masih mencukupi setelah mendapatkan tambahan dari Pemerintah Pusat. Karena itu vaksinasi bisa terus digencarkan mulai dari sekarang. Ia juga meminta seluruh daerah memasang target untuk program vaksinasi itu.

Targetkan 50 Ribu Warga Divaksin

Sementara itu, Pemerintah Kota Pariaman menargetkan sedikitnya 50 ribu warga Kota Pariaman menjalani vaksinasi Covid-19. “Untuk mewujudkan kekebalan komunal di Kota Pariaman, di mana 70 persen warganya mesti divaksin. Berarti paling sedikit 50 ribu warga Kota Pariaman mendapatkan vaksin ini,” ujar Wali Kota Pariaman Genius Umar, kemarin.

Untuk mencapai target tersebut, Pemko Pariaman menggelar pelaksanaan vaksinasi di fasilitas umum seperti pelaksanaan vaksinasi di Pasar Pariaman dengan sasarannya pedagang dan pengunjung Pasar Pariaman. Pelaksanaan vaksinasi juga dilaksanakan di tiap puskesmas di Kota Pariaman. Minimal ada 130 warga yang melaksanakan vaksinasi setiap harinya.

Pelaksanaan vaksinasi di pasar dan fasilitas umum lainnya dilakukan agar memudahkan warga Kota Pariaman untuk mendapatkan vaksinasi. Apalagi pasar merupakan tempat berkumpul warga Pariaman untuk melakukan transaksi.

Selain vaksinasi untuk warga, vaksinasi juga aman untuk anak. Sejumlah anak-anak di Kota Pariaman sudah mengikuti program vaksinasi. Bahkan anak-anak Wali Kota Pariaman, Genius Umar, Syamil Philosophy G.U dan Syatir Emirate G.U, juga ikut vaksinasi massal di Pasar Rakyat Kota Pariaman. Sebelumnya anak pertama Genius Umar, Syakira Farzana G.U, 17, juga telah duluan divaksin.

“Kami mengimbau, agar masyarakat umum dan anak-anak di Kota Pariaman, agar dapat mengikuti vaksinasi yang kita gelar setiap hari dilokasi yang telah ditentukan,” ungkapnya.

Warga Antusias Ikuti Vaksinasi

Sementara itu, di Kota Sawahlunto, Gedung Pusat Kebudayaan (GPK) Kota Sawahlunto dipadati warga yang ingin mendapatkan vaksinasi, Rabu (7/7). Kegiatan itu digelar oleh polres setempat bekerjasama dengan Dinas Kesehatan serta Pokdar Kamtibmas.

Menurut Kapolres Sawahlunto, AKBP Junaidi Nur, pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Massal ini telah dilaksanakan beberapa kali di berbagai tempat, seperti di Puskesmas Talawi, Sungai Durian dan di Polsek Kota.

“Dan untuk hari ini (kemarin, red), kita laksanakan di dua lokasi yaitu GPK dan Mapolsek Muarokalaban. Alhamdulillah, masyarakat cukup antusias untuk mengikutinya. Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang mendaftarkan diri dan rela antri sejak pagi hari,” ujar Junaidi.

Lebih jauh dikatakannya, pelaksanaan kegiatan itu merupakan instruksi dari pusat untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan Vaksinasi Covid-19, sehingga terbentuklah herd immunity di lingkup masyarakat Sawahlunto.

“Selain kepada pihak pemerintah kota, kami juga ingin menyampaikan terimakasih atas dukungan suksesnya kegiatan ini kepada semua pihak yang telah turut berpartisipasi.  Kemudian, juga tidak terlepas dari peran serta Bhabinsa dan Bhabin Khamtibmas yang sengaja dilibatkan dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan  Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sawahlunto, Yasril Yacob menambahkan, terkait untuk warga masyarakat Sawahlunto yang sudah divaksin telah mencapai angka 47 persen dari target 70 hingga 80 persen yang di tetapkan.

“Pelaksanaan vaksinasi ini masih akan terus berlanjut sampai target yang ditetapkan tercapai,” sebutnya.

Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta didampingi Ketua DPRD Eka Wahyu serta Wakil Ketua DPRD sekaligus Ketua Pokdar Kamtibmas H. Jaswandi yang melakukan peninjauan di dua lokasi vaksin tersebut mengharapkan kepada warga masyarakat yang telah mengikuti suntik vaksin, agar dapat menyampaikannya kepada anggota keluarga atau warga lainnya, bahwa  seetelah divaksin itu tidak terjadi apa-apa.

“Tolong sampaikan kepada anggota keluarga yang lainnya, kalau habis suntik vaksin itu tidak ada efek lainnya, seperti yang diberitakan di medsos. Kita ikuti anjuran pemerintah, jangan ada lagi perdebatan di lapau-lapau kalau vaksin itu tidak aman karena sudah dikaji oleh ahlinya. Tidak mungkin pemerintah membunuh rakyatnya sendiri,” tandasnya. (wni/nia/ap) Editor : Novitri Selvia
#pemprov sumbar #galakkan #vaksinasi