Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tarian Khas Boyolali Ditampilkan di Museum Adityawarman 

Novitri Selvia • Rabu, 28 Desember 2022 | 12:07 WIB
BERIKAN CENDERAMATA: Ketua Rombongan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali memberikan kenang-kenangan kepada Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar Syaifullah, Selasa (27/12).(IST)
BERIKAN CENDERAMATA: Ketua Rombongan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali memberikan kenang-kenangan kepada Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar Syaifullah, Selasa (27/12).(IST)
Warisan budaya tak benda Indonesia Kabupaten Boyolali dan tarian khas Sumatera Barat mewarnai misi budaya yang dilaksanakan Selasa (28/12) di Museum Adityawarman.

Pantauan Padang Ekspres, tarian khas Kabupaten Boyolali mulai dari tari Garuda Indonesia, tari kepang, tari buto gedruk, tari topeng ireng ikut ditampilkan.

Kedatangan tamu dari Boyolali tersebut disambut hangat oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat dan diiringi oleh tarian-tarian khas dari Sumatera Barat seperti tari pasambahan, tari indang sarumpun, dan tari piriang.

Kekayaan warisan kebudayaan itulah yang menyebabkan rombongan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali melaksanakan misi budaya dengan tampil di berbagai daerah yang ada di Indonesia bahkan juga mancanegara.

Hal ini dikatakan langsung oleh Ketua Rombongan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Budi Prasetyaningsih. Ia mengatakan, warisan budaya Boyolali tersebut harus dikenal dan diketahui oleh seluruh Nusantara khususnya dan dunia umumnya.

“Di kabupaten Boyolali kita memiliki misi budaya untuk melestarikan kebudayaan dengan menampilkan tarian-tarian khas dan kebudayaan Boyolali. Sebelumnya kita tampil di Bali, dan saat ini tampil di Padang. Bahkan kita juga sudah membawa nama Boyolali ke dunia internasional seperti Amerika,” tuturnya.

Oleh karena itu, pihaknya memilih untuk mempersiapkan duta pelajar yang mana pada kesempatan tersebut pihaknya memboyong 18 orang duta pelajar SMP untuk menampilkan kebudayaan Boyolali di Sumatera Barat.

“Tujuan program seni pelajar kebudayaan Boyolali ini adalah meneruskan proinvestasi dan melangkah bersama seni boyolali serta mempersiapkan anak-anak menjadi pemimpin masa depan berkarakter dan berbudaya,” katanya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Syaifullah mengapresiasi budaya-budaya yang ditampilkan oleh Boyolali.  “Kita harus melestarikan kebudayaan seperti ini. Tarian-tariannya unik dan sebelumnya anak-anak kita dipilih dan dilombakan,” katanya lagi.

Lalu, di Sumatera Barat dalam pelestarian kebudayaannya lebih memilih melaksanakan perlombaan di tahun 2023 yang akan ditampilkan pada Warisan Dunia Festival, Lomba Cerdas Budaya yang akan dikirim utusan secara nasional.

“Kita berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menambah wawasan akan kebudayaan generasi muda dan juga memaksimalkan pemahaman tentang pentingnya melestarikan kebudayaan agar tak lekang oleh zaman,” katanya. (cr5) Editor : Novitri Selvia
#seni boyolali #Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali #Budi Prasetyaningsih #museum adityawarman