Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Batang Tapan Jadi Objek Wisata

Novitri Selvia • Selasa, 24 Januari 2023 | 12:40 WIB
JADI PRIMADONA: Penampakan lokasi pembangunan normalisasi Batang Tapan dari udara Minggu (22/1). Kini lokasi ini sudah jadi objek wisata baru bagi masyarakat bahkan ada yang datang dari provinsi tetangga.
JADI PRIMADONA: Penampakan lokasi pembangunan normalisasi Batang Tapan dari udara Minggu (22/1). Kini lokasi ini sudah jadi objek wisata baru bagi masyarakat bahkan ada yang datang dari provinsi tetangga.
Lokasi pembangunan tanggul banjir Batang Tapan yang terletak di Nagari Binjai Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan kini jadi objek wisata baru bagi masyarakat.

Minggu (22/1), Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah meninjau proyek pembangunan tanggul banjir tersebut. Selain melakukan peninjauan, Gubernur Mahyeldi juga meresmikan lokasi tersebut sebagai destinasi wisata baru yang diberi nama Wisata Air Nabita.

Gubernur Mahyeldi mengatakan, awalnya lokasi tersebut dibangun hanya untuk tanggul banjir Batang Tapan yang mana pada saat ini sedang dalam pengerjaan. Namun karena pemandangannya yang indah, lokasi tersebut banyak dikunjungi masyarakat untuk berwisata.

“Ini berkah, karena sungainya sering meluap, kita normalisasi. Ternyata, bisa jadi destinasi wisata baru, sekalian saja kita resmikan namanya,” ujar Mahyeldi.

Ia menuturkan, sepanjang tahun 2022, Pemprov Sumbar melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) telah menormalisasi sungai dengan total sepanjang 6,4 km, normalisasi Batang Tapan termasuk diantaranya.

Sedangkan untuk desa wisata menurut data Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat tahun 2022, di Kabupaten Pesisir Selatan ada sebanyak 30 desa wisata dengan rincian kategori status rintisan 28 desa dan berkembang 2 desa.

“Pemprov Sumbar terus berupaya membangun fasilitas infrastruktur, apalagi pada daerah rawan bencana, kami sangat serius,” ungkap Gubernur Mahyeldi.

Ia menambahkan, pemandangan di lokasi itu bagus, potensi untuk pariwisata sangat terbuka, apalagi daerah ini adalah segitiga emas jalur ekonomi antara Kabupaten Pesisir Selatan, Sungai Penuh dan Muko-Muko. Kita tinggal menjaga agar tetap nyaman untuk dikunjungi.

“Potensi wisata tempat ini besar, ekonominya hidup, kebersihan, kenyamanan, keamanan serta kelestarian lingkungan harus diperhatikan sebagai poin utama pengembangan pariwisata,” jelas orang nomor satu di Sumbar itu.

Mendukung hal tersebut, Camat Ranah Ampek Hulu Tapan, Agnes Dheno Arnas mengatakan, objek wisata yang berada di bagian selatan Kab. Pessel ini cukup ramai dikunjungi ketika akhir pekan.

“Selain masyarakat sekitar, pengunjung juga berasal dari beberapa daerah tetangga, seperti Kabupaten Muko-muko, Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh,” ungkapnya.

Selain gubernur, juga hadir pada kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Sumbar, H. Mochlasin, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Prov Sumbar, Maifrizon, Anggota DPRD Kabupaten Pessel, Yusman, Forkopincam, wali nagari, Ketua KAN, tokoh masyarakat Binjai Tapan serta pengurus Pokdarwis Nabita. (cr4) Editor : Novitri Selvia
#Batang Tapan #Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat #mahyeldi ansharullah #PSDA