Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Korban Ke-23 Erupsi Marapi Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Admin Padek • Rabu, 6 Desember 2023 | 22:26 WIB
Tim SAR Gabungan mengevakuasi pendaki bernama Siska Afrina dalam kondisi meninggal dunia akibat erupsi Gunung Marapi. Dengan demikian, maka total pendaki meninggal dunia 23 orang. (Foto: Basarnas Padang)
Tim SAR Gabungan mengevakuasi pendaki bernama Siska Afrina dalam kondisi meninggal dunia akibat erupsi Gunung Marapi. Dengan demikian, maka total pendaki meninggal dunia 23 orang. (Foto: Basarnas Padang)
PADEK.JAWAPOS.COM-Setelah melakukan upaya pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan pendaki bernama Siska Afrina dalam kondisi meninggal dunia akibat erupsi Gunung Marapi. Dengan demikian, maka total pendaki meninggal dunia 23 orang.

Informasi Basarnas Padang yang dipimpin Abdul Malik, korban yang sudah diidentifikasi bernama Siska Afrina itu ditemukan pukul 14.30 WIB dan berhasil dievakuasi ke tempat aman pukul 18.00 WIB, Rabu (6/12/2023).

Siska Afrina yang jenazahnya ditemukan di kawasan cadas Marapi itu, merupakan mahasiswi Pendidikan Luar Sekolah di Universitas Negeri Padang (UNP) asal Kabupaten Solok Selatan, Sumbar.

Wakil Rektor UNP Dr Refnaldi menyampaikan bahwa terdapat empat mahasiswa UNP yang menjadi korban meninggal akibat erupsi Gunung Marapi. Semuanya berdasarkan data Tim SAR, telah ditemukan.

Keempat mahasiswa itu adalah Reyhani Zahra Fadli, 18, mahasiswi D3 Keperawatan, Siska Afrina, 22, mahasiswi Pendidikan Luar Sekolah asal Kabupaten Solok Selatan, Liarni, 22, mahasiswi Jurusan Tata Rias dan Kecantikan asal Solok, dan Frengki Candra Kusuma, 23, mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Sekolah asal Solok Selatan.

“Siska Afrina, Liarni, dan Frengki mendaki dalam kelompok yang sama. Sedangkan, Reyhani berangkat dengan kelompok yang berbeda,” ujar Refnaldi, Rabu (6/12/2023).

Lengkap 75 Pendaki

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan menjelaskan jumlah pendaki yang terdata mendaki Gunung Marapi berdasarkan data BKSDA pada Minggu (3/12/2023), sebanyak 75 orang. Dari jumlah tersebut, 52 orang di antaranya selamat, dan 23 orang meninggal dunia.

Semua jenazah sudah diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Sumbar dan diserahkan ke pihak keluarga korban. "Jadi berdasarkan data sudah lengkap 75 orang," ungkap Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes. Pol. Dwi S, Rabu (6/12/2023).

Dengan ditemukannya 75 pendaki yang terdata di sistem online BKSDA, maka Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardiyanto resmi menutup operasi pencarian korban erupsi Gunung Marapi, Rabu (6/12/2023) malam.

Sejak malam ini hingga waktu yang belum ditentukan, kata Wakapolda, Gunung Marapi dinyatakan ditutup untuk pendaki.

Sementara itu, jika ada masyarakat kehilangan anggota keluarganya, diminta untuk melapor ke RSAM Bukittinggi. Rumah sakit ini merupakan lokasi identifikasi korban erupsi Marapi yang dilakukan Tim DVI Polda Sumbar.

Selain itu, Basarnas Padang juga siaga di Posko Utama di Kantor Wali Nagari di Batu Palano jika ada masyarakat yang melaporkan kehilangan keluarga di Marapi. Laporan bisa juga disampaikan lewat telepon 0765-484534. "Jika ada, kami akan langsung memproses laporan itu," ujar Basarnas Padang lewat alun IG resminya, Rabu malam (6/12/2023).


Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat erupsi pada Minggu (3/12/2023) pukul 14.53 WIB.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengatakan, tinggi kolom letusan teramati sekitar 3.000 meter di atas puncak gunung yang memiliki ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl).(rel)

Berikut Daftar 23 Pendaki yang Meninggal Dunia, Telah Diidentifikasi dan Jenazah Diserahkan ke Keluarga:

  1. M. Adan, Laki-laki, Umur 21 th, Alamat: Pekanbaru.

  2. M. Teguh Amanda, Laki-laki, Umur 19 th, Alamat: Padang.

  3. Nazatra Adzin Mufadhol, laki-laki, Umur 22 th, Alamat: Kapau, Pekanbaru, Riau.

  4. M. Al Fikri, Laki- laki, Umur 19 th, Alamat: Padang.

  5. Nurva Afitri, Perempuan, Umur 27 th, Alamat: Padang Pariaman.

  6. Irfandi Putra, Laki-laki, Umur 21 th, Alamat: Padang.

  7. Wilki Syahputra, Laki-laki, Umur 20 th, Alamat:  Pekanbaru.

  8. Aditya Prasetyo, Laki-laki, Umur 20 th, Alamat: Padang.

  9.  Afandra Junaidi, Laki-laki, Umur 26 th, Alamat: Padangpariaman.

  10. Yasirli Amri, Perempuan, Umur 20 th, Alamat: Tanahdatar.

  11. Divo Suhendra, Laki-laki, Umur 26 th, Alamat: Padangpariaman.

  12. Filhan Alfigh.F, Laki-laki, Umur 18 th, Alamat: Padang.

  13. Wahlul Ade. P, Laki-laki, Umur 19 th, Alamat: Padang.

  14. Riski Rahmat.H, Laki-laki, Umur 20 th, Alamat: Padang.

  15. Reyhani Zahra, Perempuan, Umur 18 th, Alamat: Padang.

  16. Muhammad Iqbal, Laki-laki, Umur 23 th, Alamat: Padang.

  17. Lenggo Baren, Perempuan, Umur 19 th, Alamat: Tapanuli Utara, Sumut.

  18. Zikri Habibi, Laki-laki, umur 19 th, Alamat: Lubeg Padang.

  19. Novita Intan Sari, Perempuan, Umur 39 th, Alamat : Koto Tangah, Padang.

  20.  Liarni, Perempuan, Umur 22 th, Alamat: Jambi.

  21. Ilham Nanda Bintang, Laki-laki, Umur 21 th, Alamat : Pekanbaru, Riau.

  22. Frengki Candra Kusuma, Laki-laki, Umur 23 th, Alamat : Solok Selatan.

  23. Siska Alfina, 22, Alamat: Solok Selatan.


 

Daftar Pendaki yang Sudah Turun:

1. Iqbal

2. Jeni

3. Toni Alifian

4. Al Fajri

5. Selastri Anggini

6. Nur Rizki

7. Muhammad Suyudi

8. Shadam Romeigo

9. Adipatiawarman

10. Muhammad Alif

11. Lingga Duta Andrefa

12. Muhammad Faith Ewaldo

13. Elika Maharani

14. Dewi Anggraini

15. Naomi Johana Simanjuntak

16. Sri Wahyuni

17. Banget Hasiholan Mare-mare

18. Nolianus Hogejau

19. Lolita Veronica

20. Nabila Habibba Rabbi

21. Diyah Surya Purnama Sari

22. Noor Annisa Alsyarrina Putrid Lubis

23. Didik Salahudin

24. Happy Nurafni

25. Irwan

26. Syaiful Anwar

27. Lili

28. Ahmad Albar

29. Edho Rustamsyah

30. Deswita

31. Kasih

32. Brima Danu

33. Ikhwanudin

34. Firnando situmorang

35. Widya Azhamul Fadilah Zain: Dibawa ke RSUD Padang Panjang TW 1203 2305 G, kondisi luka bakar

36. Rexy Wendesta: Dibawa ke RSUD Padang Panjang TW 1204 0055 G, kondisi luka pada kepala dan luka bakar

37. Irvanda Mulya: TW 1204 0105 G

38. Bima Pratama Nasra: dibawa ke RSUD Padang Panjang TW 1204 0230 G, kondisi luka pada kepala dan luka bakar

39. Tita Cahyani: Dibawa ke RSUD Padang Panjang TW 1204 0250 G, kondisi luka bakar

40. Zulfadil Alzukri : Sudah sampai di posko TW 1203 1600 G

41. Michael Ahmad Zofthi: Sudah sampai di posko TW 1203 1600 G

42. Hendra: Sudah sampai di posko TW 1203 1600 Gi

43. Rofid Alhakim : Dibawa ke RSUD Padang Panjang TW 1204 0310 G, kondisi fraktur ekstrimitas bawah sebelah kanan dan luka bakar

44. Rahmat Agus : Sudah sampai di posko TW 1203 1300 G

45. Chandra Sahiloho: Sudah sampai di posko TW 1203 1300 G

46. Lidia Fatmasari: Sudah sampai di posko TW 1203 1300 G

47. Zhafirah Zahrim Febrina: Dibawa ke RSUD Padang Panjang TW 1204 0400 G, kondisi luka bakar

48. Aditya Sukirno Putra: Dibawa ke RSUD Padang Panjang TW 1204 0400 G, kondisi luka bakar

49. Muhammad Fadli: Dibawa ke RSUD Padang Panjang TW 1204 0430 G, kondisi luka bakar

50. Muhammad Ridho Kurniawan : TW 1204 0710 G, kondisi luka bakar

51. Muhammad Arbi Muharman : TW 1204 0710 G, kondisi luka bakar

52. Ahmad Firman : TW 1204 0710 G, kondisi luka bakar.

Sumber: Humas Polda Sumbar & Basarnas Padang.

Editor : Admin Padek
#tim sar gabungan #RSAM Bukittinggi #polda sumbar #operasi pencarian #wakapolda sumbar #daftar pendaki #Operasi SAR Marapi #posko utama Batu Palano #erupsi marapi #Siska Afrina #gunung marapi #korban meninggal #pvmbg #Universitas Negeri Padang (UNP) #marapi #Basarnas Padang