Dalam pemaparannya, Wali Nagari Genta Maulana Akbar menyampaikan rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari (APBNag) tahun 2024.
Menurutnya, Musrenbang ini merupakan momentum penting bagi Nagari Tapi Selo untuk merencanakan langkah-langkah strategis demi meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Dengan adanya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah nagari, masyarakat, serta pemerintah kabupaten, kami berharap seluruh program yang direncanakan dapat berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Nagari Tapi Selo," jelasnya.
Salah satu program prioritas yang disampaikan Genta adalah pembangunan infrastruktur yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tanahdatar.
Ia mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan irigasi sangat diperlukan untuk menunjang perekonomian masyarakat.
"Tahun 2024, anggaran APBD Kabupaten untuk pembangunan infrastruktur di Nagari Tapi Selo mencapai sekitar Rp3 miliar. Anggaran ini untuk pembangunan seperti pengaspalan jalan, pembangunan jembatan, jalan usaha tani, serta irigasi," ungkap Genta.
Musrenbang ini juga menjadi ajang diskusi bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi serta masukan yang konstruktif demi kemajuan nagari ke depan.
Genta berharap, melalui komitmen bersama, Nagari Tapi Selo akan terus berkembang menjadi nagari yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.
Sementara itu, Bupati Tanahdatar diwakili oleh Sekretaris Dinas PMDPPKB, Heru turut memberikan pandangannya.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara berbagai elemen masyarakat dan pemerintah dalam mendukung pembangunan Nagari Tapi Selo.
"Diperlukan kerja sama erat antara pemerintah nagari, lembaga adat, dan seluruh masyarakat untuk mewujudkan nagari maju dan sejahtera," ujar Heru.
Heru juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi antara program pembangunan di tingkat nagari dengan program-program yang telah dirancang oleh pemerintah kabupaten.
Salah satu program unggulan yang diangkat adalah "Satu Nagari Satu Event," yang diharapkan dapat terus diimplementasikan secara berkesinambungan di seluruh nagari, termasuk Nagari Tapi Selo.
"Sinkronisasi ini tidak hanya memperkuat koordinasi, tetapi juga meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di lapangan," tambahnya pada Musrenbang yang juga dihadiri Camat Lintau Buo Utara, Ketua BPRN Tapi Selo, dan sejumlah tokoh masyarakat.(*)
Editor : Heri Sugiarto