Mahyeldi Dorong Petani Sumbar Budidaya Jengkol: Harganya Bisa Saingi Daging

Hendra Efison • Dipublikasikan Selasa, 17 September 2024 | 22:33 WIB

Photo
Photo
PADEK.JAWAPOS.COM--Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi mendorong para petani di daerahnya untuk memanfaatkan program Perhutanan Sosial.

"Kita punya target luas kawasan hutan di Sumbar yang dikelola masyarakat mencapai 700 ribu hektare lebih," kata Mahyeldi dalam sambutan pada kegiatan Mimbar Sarasehan bersama KTNA dan Petani Milenial, Selasa (17/9/2024).

Mahyeldi mencontohkan potensi besar dari sejumlah komoditas yang banyak dihasilkan di Sumbar seperti jengkol (Archidendron pauciflorum), durian, dan kopi.

"Jengkol saja harganya bisa melebihi daging. Kopi juga sangat menjanjikan, permintaannya tinggi. Kita bahkan bisa kemas kopi lokal kita menjadi 'Kopi Minang' dan promosikan ke seluruh Indonesia," jelasnya.

Menurutnya, selain memberikan nilai dari sisi ekonomi, Perhutanan Sosial juga memberikan manfaat lain.

"Hutan yang kita tanam bisa kita ukur kadar karbonnya. Karbon ini bisa dijual, sehingga petani mendapatkan penghasilan tambahan," imbuh Mahyeldi.

Mahyeldi juga menyoroti potensi besar dari produk-produk olahan seperti tepung kulit manis dan gambir yang memiliki nilai tambah tinggi di pasar internasional.

"Ini membuktikan kita sudah bisa melakukan hilirisasi produk pertanian," ujarnya.

Mahyeldi berharap dengan pemanfaatan potensi lokal dan dukungan program pemerintah, kesejahteraan petani di Sumbar dapat terus meningkat. (*)

Editor : Hendra Efison
jengkol kopi durian potensi sumbar Mahyeldi perhutanan sosial