Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Saat Melintas di Langit Arab Saudi, Inilah Pemandangan yang Dilihat Jamaah Umroh Asal Sumbar 

Endang Pribadi • Rabu, 2 Oktober 2024 | 15:28 WIB

Photo
Photo
PADEK.JAWAPOS.COM—Pesawat yang ditumpangi jamaah umroh asal Sumbar (Sumatera Barat) memasuki langit Arab Saudi. Ada pemandangan menarik saat pesawat melintas di hamparan gurun tersebut.

"Apa itu, seperti lempengan Compact Disc (CD) yang berukuran besar dan tertata di gurun pasir," ucap Safri, jamaah umroh dari Perumda Air Minum Kota Padang, yang duduk dekat jendela pesawat, Selasa (1/10).

Lingkaran-lingkaran besar itu tersusun berderet di hamparan panasnya gurun pasir yang gersang. Pemandangan ini seakan menjadi daya tarik penumpang yang duduk di dekat jendela pesawat.

"Lingkaran bulat yang banyak itu seperti crop circle yang dibuat alien," ucap Muhammad Ghazi Al-Farabi, siswa SMAN 1 Sumbar yang turut dalam perjalanan umroh tersebut.

Harian Rakyat Sumbar mencoba mencari tahu tentang lingkaran bulat yang ada di hamparan gurun pasir tersebut dengan bertanya kepada pramugari yang sedang membagikan makanan. "Maaf saya tidak tahu itu apa," ucapnya.

Melansir dari berbagai sumber, lingkaran bulat seperti Crop circle yang terlihat dari pesawat tersebut adalah ladang pertanian yang dibangun melingkar di padang pasir Arab Saudi.

Dengan menggunakan sistem irigasi Center Pivot, membuat cara irigasi menggunakan sebuah alat yang berputar mengitari tanaman/ daerah yang disiram sehingga jika dilihat dari atas, daerah yang disiram akan berbentuk melingkar.

Teknologi irigasi ini menggunakan alat penyiram (sprinklers) yang melekat pada bingkai yang digerakkan roda yang berputar di sekitar titik pusat. Luas daerah yang di siram mencapai 1 km². Air yang digunakan dalam sistem ini menggunakan air fosil yang berada 1 km di dalam tanah.

Alhasil, berkat teknologi yang ditemukan oleh petani di daerah Nebraska, Amerika Serikat yang bernama Frank Zybach, pada 1947 ini, telah menambah luas daerah subur di Arab Saudi.

Alhasil lagi, Arab Saudi pada saat ini bisa melakukan ekspor gandum, kentang, dan sayuran yang tumbuh subur dengan melakukan irigasi sistem ini.

Kisah sukses Arab Saudi dalam menyulap gurun pasir menjadi lahan subur yang hijau dan produktif merupakan bukti bahwa teknologi dan inovasi dapat mengatasi keterbatasan alam.

Sebagai negara dengan banyak gurun dan minimnya lahan pertanian subur, Arab Saudi mampu menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk mencapai kesuksesan agrikultur. (edg)

Editor : Hendra Efison
#jamaah umroh asal sumbar #Melintas di Langit Arab Saudi #pemandangan menarik di gurun #padang pasir Arab Saudi #crop circle