Acara tersebut dihadiri 150 orang dai dan daiyah dari PC dan PAC LDII selingkup Korda 1 Kota Padang, di aula Gedung Serbaguna Ponpes Miftahul Huda, Minggu (29/9/2024).
Anggota KPU Sumbar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Jons Manedi menyampaikan, pihaknya memiliki kewajiban menyosialisasikan pemilu kepada masyarakat.
Harapannya bersama ulama dan tokoh agama LDII, angka partisipasi Pilkada Sumbar 2024 nanti semakin baik.
“LDII sebagai ormas Islam menjadi salah satu harapan kami dalam mendorong partisipasi dan pendidikan politik bagi masyarakat,” ujarnya.
Wakil Ketua DPW LDII Sumbar H. Bayu Perdana dalam paparannya berpesan kepada peserta agar warga LDII tetap menjaga kerukunan dan suasana pilkada yang tenang.
“Kita sebagai warga negara taat hukum, harus melaksanakan pilkada yang aman dan damai,” ucapnya.
Bayu juga menekankan sikap politik LDII adalah netral aktif. Artinya tidak berafiliasi dengan partai manapun karena LDII bukan relawan maupun tim sukses.
LDII merupakan ormas keagamaan yang mencontohkan sikap baik kepada masyarakat.
Sikap aktif artinya LDII mendorong semua warganya untuk menggunakan hak suara dan tidak golput.
“Kami dari LDII merasa mempunyai peran sebagai organisasi keagamaan, yakni membantu tugas KPU sebagai penyelenggara pemilu. Kami mengajak semua warga LDII dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi politiknya pada Pilkada 27 November 2024 dan tidak golput,” tegasnya.
Dia menambahkan, peran dai dan daiyah sebagai corong informasi kepada masyarakat luas adalah wujud dakwah bil hal dan bil lisan.
Mereka turut andil menentukan arah masa depan bangsa. “Apapun pilihannya tidak masalah. Intinya adalah bagaimana pesta demokrasi ini selain memilih pemimpin hendaknya menjadi amal salih dan ibadah sosial kita dengan terselenggaranya pilkada yang aman, selamat, damai, lancar, dan penuh keberkahan,” tutupnya.(rel)
Editor : Heri Sugiarto