Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku mulai 11 Desember 2024 pukul 19.00 WIB hingga 13 Desember 2024 pukul 19.00 WIB.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur Sahat Mauli Pasaribu dan Prakirawan Aldion Setiawan menjelaskan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut ke Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar antara 8–30 knot.
Sementara di wilayah selatan Indonesia, angin dominan dari Barat Daya ke Barat Laut dengan kecepatan angin mencapai 8–30 knot.
Di perairan Sumatera Barat dan Bengkulu, kecepatan angin tertinggi terpantau mencapai 28 knots.
Daerah Berpotensi Gelombang Tinggi
- Gelombang 1,25–2,5 meter (Moderate Sea):
- Perairan Barat Sumatra Barat
- Perairan Utara Siberut
- Perairan Timur Pulau Pagai
- Perairan Timur Pulau Sipora
- Perairan Timur Pulau Siberut
- Perairan Enggano – Barat Bengkulu
- Gelombang 2,5–4 meter (Rough Sea):
- Samudra Hindia Barat Mentawai
- Samudra Hindia Barat Bengkulu.
BMKG memberikan imbauan kepada pelaku pelayaran berdasarkan kategori kapal:
- Perahu Nelayan: Hindari melaut jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter.
- Kapal Tongkang: Aman jika kecepatan angin tidak melebihi 16 knot dan gelombang di bawah 1,5 meter.
- Kapal Ferry: Tidak direkomendasikan jika kecepatan angin mencapai 21 knot dan gelombang 2,5 meter.
- Kapal Besar (Kargo/Pesiar): Berisiko jika kecepatan angin mencapai 27 knot dan gelombang hingga 4 meter.
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui BMKG atau Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur.(*)
Editor : Heri Sugiarto