Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Nelayan dan Operator Kapal Waspada! Ada Potensi Gelombang hingga 4 Meter

Heri Sugiarto • Rabu, 11 Desember 2024 | 17:44 WIB

Ilustrasi nelayan menghindari gelombang tinggi. (Foto: dreamtimes)
Ilustrasi nelayan menghindari gelombang tinggi. (Foto: dreamtimes)
PADEK.JAWAPOS.COM-Masyarakat, terutama nelayan dan operator pelayaran, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku mulai 11 Desember 2024 pukul 19.00 WIB hingga 13 Desember 2024 pukul 19.00 WIB.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur Sahat Mauli Pasaribu dan Prakirawan Aldion Setiawan menjelaskan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut ke Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar antara 8–30 knot.

Sementara di wilayah selatan Indonesia, angin dominan dari Barat Daya ke Barat Laut dengan kecepatan angin mencapai 8–30 knot.

Di perairan Sumatera Barat dan Bengkulu, kecepatan angin tertinggi terpantau mencapai 28 knots.

Daerah Berpotensi Gelombang Tinggi

- Gelombang 1,25–2,5 meter (Moderate Sea):

  1. Perairan Barat Sumatra Barat
  2. Perairan Utara Siberut
  3. Perairan Timur Pulau Pagai
  4. Perairan Timur Pulau Sipora
  5. Perairan Timur Pulau Siberut
  6. Perairan Enggano – Barat Bengkulu

- Gelombang 2,5–4 meter (Rough Sea):

  1. Samudra Hindia Barat Mentawai
  2. Samudra Hindia Barat Bengkulu.

BMKG memberikan imbauan kepada pelaku pelayaran berdasarkan kategori kapal:

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui BMKG atau Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#gelombang tinggi desember 2024 #bmkg #gelombang tinggi #Cuaca ekstrem Sumatra Barat dan Bengkulu #Tips aman nelayan cuaca buruk #Gelombang tinggi di perairan Sumatra #Peringatan Dini BMKG #Info BMKG terbaru