Pendaki berusia 22 tahun asal Jorong Ladang Laweh, Kabupaten Agam itu meminta bantuan evakuasi.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik mengatakan, setelah mendapatkan laporan, pihaknya segera bergerak melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap pendaki tersebut.
Abdul Malik menjelaskan, Khairul tersesat pada Rabu, 1 Januari 2025, sekitar pukul 16.00 WIB. Ia mendaki Gunung Talang seorang diri melalui jalur Seroja.
"Dalam perjalanannya, Khairul kehilangan arah dan tidak dapat menemukan jalan keluar," ungkapnya.
Laporan resmi diterima Kantor SAR Padang pada Jumat, 3 Januari 2025, pukul 11.50 WIB. Lokasi kejadian diperkirakan berada di koordinat 0°59'17.80"S - 100°40'16.76"T dengan heading 312˚ arah barat laut.
Setelah menerima laporan, tim SAR Padang melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Solok dan masyarakat setempat.
Pada pukul 12.07 WIB, enam personel dari Unit Siaga SAR Solok Selatan diberangkatkan ke lokasi menggunakan berbagai peralatan pendukung seperti rescue carrier, peralatan mountaineering, komunikasi, navigasi, dan medis.
"Jarak lurus menuju lokasi kejadian diperkirakan 88 km, dengan jarak darat sekitar 119 km yang dapat ditempuh dalam waktu 3,5 jam," kata Abdul Malik.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR bersama BPBD dan masyarakat setempat masih berupaya melakukan upaya evakuasi terhadap korban.
Kepala SAR Padang mengimbau kepada masyarakat yang hendak mendaki gunung agar selalu mempersiapkan diri dengan baik, termasuk membawa perlengkapan navigasi dan melakukan pendakian secara berkelompok.(*)
Editor : Heri Sugiarto