Program-program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberikan kenyamanan bagi warga, terutama memasuki bulan Ramadhan beberapa hari ke depan.
Saat mengikuti retreat kepala daerah di Akmil Magelang, Wali Kota Fadly Amran menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk segera melaksanakan perbaikan infrastruktur, meliputi rehabilitasi sistem drainase dan penambalan jalan yang rusak.
Selain itu, program kesejahteraan masyarakat juga menjadi fokus utama melalui realisasi BPJS Gratis atau layanan kesehatan gratis bagi pemegang KTP Kota Padang, yang dapat diakses di seluruh fasilitas kesehatan dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit.
Untuk merealisasikan itu, Fadly Amran telah meminta OPD terkait mengkoordinasikannya dengan semua kepala puskesmas dan pimpinan rumah sakit pada masa transisi.
Agar semua program unggulan berjalan sukses dan warga kota mendapatkan layanan optimal, Pemko Padang menghadirkan inovasi layanan Sigap Call Center yang menggunakan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112.
Anggota Tim Transisi Fadly-Maigus, Andri Rusta menjelaskan bahwa layanan ini mengintegrasikan tujuh OPD untuk memberikan respons cepat atau solusi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.
"Masyarakat Kota Padang dapat mengakses bantuan dari Pemko melalui satu pintu, Sigap Call Center ini. Layanan Ini sangat memudahkan koordinasi dan mempercepat penanganan setiap keluhan," ujarnya.
OPD yang terintegrasi dalam sistem ini mencakup:
- Dinas Perhubungan: Menangani laporan lampu lalu lintas mati dan kemacetan.
- Dinas Lingkungan Hidup: Menanggapi aduan terkait pohon tumbang dan sampah berserakan.
- Dinas Pemadam Kebakaran: Respon cepat terhadap kebakaran.
- Dinas Kesehatan: Penyediaan ambulans dan layanan dokter bagi warga.
- Satpol PP: Menangani masalah ketertiban dan keamanan masyarakat.
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD): Tanggap darurat bencana.
- Dinas Komunikasi dan Informatika: Mendukung koordinasi dan informasi layanan.
Program unggulan lainnya adalah layanan Dokter Warga yang terintegrasi dengan Sigap Call Center.
Layanan ini memungkinkan warga mendapatkan pertolongan medis langsung ke rumah dalam situasi darurat, seperti persalinan atau kondisi medis mendadak.
"Dokter Warga sebenarnya sudah ada di beberapa puskesmas, seperti Puskesmas Andalas. Namun, kini layanan ini akan disistematisasi dan diintegrasikan dengan call center 112, sehingga aksesnya lebih mudah dan terorganisir," jelas Andri Rusta.
Ke depannya, Pemko Padang berencana memperluas cakupan layanan dengan mengintegrasikan kepolisian dan layanan non-darurat.
Meski saat ini layanan sudah dapat diakses, optimalisasi waktu respons 15 menit masih dalam tahap pengembangan seiring dengan proses integrasi sistem dan penguatan SDM.
"Dalam jangka panjang, Sigap Call Center akan menjadi pusat penanganan seluruh keluhan masyarakat terkait pelayanan publik Pemko Padang. Warga tidak perlu bingung lagi harus menghubungi siapa ketika membutuhkan bantuan," tambah Andri.
Pemko Padang mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan layanan ini secara optimal. Program unggulan ini diharapkan dapat menjadi katalis dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Padang secara berkelanjutan.
Wali Kota Fadly Amran, yang saat ini mengikuti retreat kepala daerah di Akmil Magelang hingga 28 Februari, mengatakan bahwa setiap pengaduan yang masuk harus direspons cepat OPD terkait.
"Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat. Sigap Call Center ini adalah wujud nyata program unggulan Pemko Padang dalam melayani masyarakat," tegasnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto