Warga Pegambiran Kecamatan Lubuk Begalung menjadi penerima manfaat pertama program unggulan Pemko Padang tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Sri Kurnia Yati, mengungkapkan bahwa pada pukul 19.20 WIB, pihaknya menerima laporan mengenai kondisi kritis seorang warga bernama Riri Yulianti, yang tengah hamil 8 minggu dengan keluhan muntah-muntah hebat disertai muntah darah.
"Begitu informasi sampai kepada kami, tim langsung bergerak cepat. Kami segera menghubungi pasien untuk mendapatkan data-data penting seperti KTP dan alamat lengkap. Setelah melakukan asesmen awal melalui telepon, tim medis kami langsung dikerahkan ke lokasi," jelas Sri Kurnia Yati.
Setelah dilakukan pemeriksaan di tempat, tim medis menemukan bahwa kondisi pasien sangat lemah dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Mengingat pasien belum memiliki BPJS Kesehatan, pihak Dinas Kesehatan langsung mengambil tindakan sesuai program unggulan Wali Kota Padang.
"Melalui program BPJS gratis yang diprogramkan Wali Kota, kami akan segera mendaftarkan yang bersangkutan untuk mendapatkan jaminan kesehatan. Saat ini, pasien sedang dalam rujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Rasidin Padang untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif," tambah Sri Kurnia Yati.
Program Dokter Warga ini merupakan bagian dari inovasi pelayanan kesehatan yang diintegrasikan dengan Sigap Call Center 112.
Dari lokasi retreat kepala daerah di Akmil Magelang, Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi respons cepat dinas dan petugas kesehatan dalam membantu warga kota dengan merealisasikan program Dokter Warga dan BPJS Gratis.
"Terima kasih. Tolong warga kita ditangani tim medis dengan baik dan semoga lekas sembuh,* ucapnya.
Menurut Fadly, program Dokter Warga ini merupakan layanan yang memungkinkan warga mendapatkan pertolongan medis langsung ke rumah dalam situasi darurat, seperti persalinan atau kondisi medis mendadak lainnya.
"Layanan tersebut kita terapkan secara sistematis dan diintegrasikan dengan call center 112, sehingga akses masyarakat menjadi lebih mudah dan cepat," kata Fadly.
Ketika ada laporan masuk melalui call center 112, tim medis dapat segera dikerahkan ke lokasi pasien, seperti yang terjadi dalam penanganan kasus Riri Yulianti.
Program ini manifestasi dari komitmen Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Dengan adanya layanan Dokter Warga dan BPJS Kesehatan gratis, diharapkannya tidak ada lagi warga Kota Padang yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama dalam situasi darurat.(*)
Editor : Heri Sugiarto