Terselenggara bertepatan dengan momentum libur Lebaran Idulfitri 1446 H/2025 M, kejuaraan ini menyedot ribuan pasang mata dan mendatangkan perputaran ekonomi yang menggeliat, dari sektor UMKM hingga perhotelan.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, yang turut hadir dalam perhelatan itu, menyatakan ajang pacu kuda bukan sekadar hiburan rakyat, tapi juga mendorong geliat ekonomi lintas batas administratif.
“Alhamdulillah, dengan adanya ajang pacuan kudo ini, pariwisata Kota Pariaman ikut terdongkrak. Setelah menyaksikan pacu kuda, para pengunjung biasanya melanjutkan perjalanan untuk beristirahat dan menginap di Kota Pariaman,” ungkap Yota Balad, mantan Sekda Kota Pariaman itu.
Kejuaraan yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, juga dihadiri sejumlah tokoh penting dan jajaran pejabat tinggi, antara lain Anggota DPR RI Arisal Aziz, Danrem 032 Wirabraja Brigjen TNI Machfud, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Dirut Bank Nagari Gusti Candra beserta jajaran, Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmantias, serta Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Padangpariaman.
Kehadiran para tokoh nasional dan daerah menambah semarak suasana, sekaligus menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian tradisi pacu kuda sebagai warisan budaya Minangkabau yang kaya nilai sejarah dan ekonomi.
Ajang tahunan ini tidak hanya memompa adrenalin lewat aksi-aksi kuda terbaik Sumatera Barat, tetapi juga membuka ruang promosi wisata, meningkatkan okupansi hotel, dan menghidupkan sentra kuliner serta kerajinan lokal.
Dengan penyelenggaraan yang bertepatan dengan puncak arus mudik dan balik Lebaran, Kejuaraan Pacu Kuda Piala Gubernur Sumbar 2025 terbukti menjadi magnet wisata dan motor penggerak ekonomi rakyat. Event pacu kuda ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari yakni, 5 dan 6 April. (nia)
Editor : Hendra Efison