Berdasarkan informasi yang diterima Padang Ekspres, Menteri PU akan tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Kamis, 2 Mei 2025 pukul 19.00 WIB.
Kedatangan Menteri PU akan disambut oleh Gubernur Sumatera Barat di VIP Room BIM, dilanjutkan jamuan makan malam dan presentasi teknis mengenai proyek Fly Over Sitinjau Lauik.
Setelah itu, Menteri Dody Hanggoro dijadwalkan meninjau sejumlah proyek Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, seperti proyek di Batang Kandis dan rencana pengendalian banjir di kawasan Rawang Mata Air, Kecamatan Padang Selatan.
Puncak agenda kunjungan kerja ini adalah peresmian Ground Breaking Fly Over Sitinjau Lauik yang akan digelar pada Jumat, 3 Mei 2025 pukul 08.30 WIB di Stock File Lubuk Paraku RT 03 RW 12, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, telah menyampaikan bahwa peletakan batu pertama proyek Fly Over Sitinjau Lauik akan dilakukan pada awal Mei 2025.
"Hari ini saya, anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra dapil Sumbar, Andre Rosiade, kembali menghadap Pak Menteri PU, Pak Dody Hanggoro. Ada sedikit pengumuman dari beliau, rencana groundbreaking Fly Over Sitinjau Lauik yang akan kita laksanakan di minggu pertama bulan Mei," ujar Andre dalam keterangan tertulis, Kamis (24/4/2025).
Tentang Proyek Fly Over Sitinjau Lauik
Proyek Fly Over Sitinjau Lauik merupakan proyek kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) yang dimiliki dan dikelola oleh Kementerian PU.
Lokasi proyek berada di Kota Padang, Sumatera Barat, dan menghubungkan Kota Padang dengan Kota Solok melalui ruas jalan Sitinjau Lauik yang dikenal ekstrem dan rawan longsor serta kecelakaan.
Fly Over Sitinjau Lauik dirancang memiliki panjang 2,781 kilometer. Proyek ini mencakup kegiatan konstruksi, pengadaan peralatan, pemeliharaan, serta pengoperasian flyover.
Berdasarkan Market Sounding yang dilakukan Kementerian PUPR sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) pada 23 November 2023, nilai investasi (Capital Expenditure/CAPEX) proyek ini mencapai Rp2,824 triliun.
Proyek Fly Over Sitinjau Lauik ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah meningkatkan infrastruktur dan keselamatan transportasi di jalur vital Sumatera Barat.
Kehadiran flyover ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas, memperlancar konektivitas antarwilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumbar.(*)
Susunan Acara Ground Breaking Fly Over Sitinjau Lauik:
-
08.00 WIB: Rombongan Menteri PU dan Gubernur berangkat dari Hotel Santika menuju lokasi acara
-
08.30 WIB: Tiba di lokasi dan disambut dengan Tarian Gelombang dan siriah dalam carano
-
08.45 WIB: Acara dimulai dengan rangkaian:
-
Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
-
Mars Sumatera Barat
-
Pembacaan doa
-
Pembacaan ayat suci Al-Qur’an
-
Sambutan Gubernur Sumatera Barat
-
Sambutan Tokoh Masyarakat, Andre Rosiade
-
Sambutan Menteri PUPR
-
Peresmian Ground Breaking Fly Over Sitinjau Lauik
-
Agenda Lanjutan Usai Ground Breaking:
-
Peninjauan Sekolah Rakyat di Lubuk Selasih, Kabupaten Solok
-
Makan siang dan mencicipi kopi khas Solok di RM Salero Kampuang (difasilitasi Bupati Solok)
-
Peninjauan Sabodam dan jalan Payakumbuh–Sitangkai–Halaban di Tanah Datar
-
Peninjauan Pasar Bawah, Kota Bukittinggi
-
Makan malam di RM Family Benteng (difasilitasi Wali Kota Bukittinggi).