PADEK.JAWAPOS.COM-Kepolisian wilayah Sumbar Polda Sumbar gunakan aplikasi Lancang Kuning guna mantauan titik api dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumbar.
Ini disampaikan Kepala Biro Operasi (Kabiroops) Polda Sumbar, Kombes Pol Muhammad Erwin, usai mengikuti video conference (vicon) bersama Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (28/7).
Rapat daring tersebut dipimpin Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, didampingi Sekda Provinsi Arry Yuswandi, serta dihadiri Kabiroops Kombes Pol Muhammad Erwin dan Kabid Humas Kombes Pol Susmelawati Rosya, bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait.
“Jika ditemukan titik api, kami akan langsung konfirmasi ke Bag Ops Polres setempat untuk segera dilakukan penanganan,” ujar Kombes Erwin.
Ia menambahkan, Polda Sumbar telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Darurat Bencana Karhutla yang terdiri dari personel Satbrimob dan Ditsamapta. Satgas ini sebelumnya telah dikerahkan menangani Karhutla di wilayah hukum Polres Limapuluh Kota.
“Satgas tanggap darurat ini telah melakukan penanganan Karhutla yang terjadi di wilayah hukum Polres 50 Kota beberapa hari lalu,” ujar dia.
Kombes Pol Erwin mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia menegaskan, penegakan hukum akan dilakukan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.
“Peran serta masyarakat sangat penting untuk mencegah Karhutla, terutama dengan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan,” tutupnya. (cr1)
Editor : Novitri Selvia