Prediksi ini berlaku selama periode empat hari, mulai dari Sabtu, 25 Oktober 2025, hingga Selasa, 28 Oktober 2025.
BMKG Maritim Teluk Bayur, melalui laporan yang diterbitkan pada Jumat (24/10/2025), meminta masyarakat, khususnya nelayan dan operator pelayaran, untuk mewaspadai kondisi cuaca maritim yang tidak menentu, dengan dominasi potensi hujan dan gelombang kategori sedang yang sewaktu-waktu dapat meninggi.
Pada periode 25 Oktober 2025 pukul 07.00 WIB hingga 26 Oktober 2025 pukul 06.00 WIB, kondisi cuaca umum diprakirakan berawan tebal hingga hujan ringan. Potensi hujan ringan diprediksi meliputi wilayah perairan Agam-Pasaman Barat, Padang-Padangpariaman, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai. Kecepatan angin di area ini bertiup dari Barat Laut hingga Tenggara dengan kisaran 2 sampai 10 knot.
Peringatan utama pada hari pertama ini adalah potensi tinggi gelombang mencapai 2,5 meter di perairan Agam-Pasaman Barat, Padang-Padangpariaman, Pesisir Selatan, Timur Siberut, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai. Gelombang secara umum berada pada kategori sedang.
Selanjutnya, pada rentang waktu 26 Oktober 2025 pukul 07.00 WIB sampai 27 Oktober 2025 pukul 06.00 WIB, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berpotensi hujan petir.
Hujan petir diprediksi terjadi di perairan Barat Pagai, sementara hujan ringan berpotensi di perairan Pesisir Selatan dan Timur Pagai. Kondisi angin bertiup dari Tenggara dengan kecepatan 2 sampai 7 knot, membuat gelombang laut cenderung rendah hingga sedang. Namun, potensi gelombang tinggi 2,5 meter tetap diwaspadai di perairan Pesisir Selatan, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.
Kondisi serupa diprakirakan berlanjut pada periode 27 Oktober 2025 pukul 07.00 WIB hingga 28 Oktober 2025 pukul 06.00 WIB. Cuaca umum berupa berawan tebal hingga hujan petir.
Perairan Barat Pagai masih memiliki potensi hujan petir, sementara Pesisir Selatan dan Timur Pagai berpotensi hujan ringan. Angin bertiup dari Timur hingga Timur Laut dengan kecepatan yang lebih rendah, antara 1 sampai 6 knot. Meski gelombang laut secara umum rendah hingga sedang, BMKG tetap memperingatkan potensi gelombang setinggi 2,5 meter di perairan Timur Pagai dan Barat Pagai.
Selain itu, BMKG Maritim Teluk Bayur juga memprediksi jadwal pasang surut air laut untuk tanggal 25 Oktober 2025. Pasang tertinggi diperkirakan terjadi dua kali, yakni pada rentang waktu 07.00 - 09.00 WIB dan 18.00 - 23.00 WIB. Sementara itu, surut terendah juga diprediksi dua kali, yaitu pada 01.00 - 04.00 WIB dan 13.00 - 15.00 WIB.
Peringatan ini menjadi acuan penting bagi masyarakat yang beraktivitas di laut atau di wilayah pesisir. Informasi prakiraan cuaca maritim Sumatera Barat selengkapnya dapat diakses melalui tautan resmi BMKG. (cc1)
Editor : Adetio Purtama