Penutupan dilakukan hingga kondisi dinyatakan aman oleh pihak kepolisian.
"Untuk itu, kami sudah koordinasi dengan Polresta Bukittinggi. Saat ini kami memberitahukan kepada pengguna jalan di Simpang 3 Koto Mambang bahwa jalur via Malalak tidak bisa dilalui," ujar Kasatlantas Padangpariaman, Iptu Rudi Chandra saat dihubungi Padeks.
Informasi dari lokasi kejadian diperkuat oleh Kasatlantas Polresta Bukittinggi, AKP M. Irsyad Fathur Rachman, yang melaporkan bahwa sekira pukul 09.45 WIB, arus lalu lintas di Malalak terhenti total.
"Telah terjadi longsor di tiga titik di lokasi Malalak. Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk tidak melewati jalur lintas Malalak karena kondisinya berbahaya," tegas AKP Irsyad.
Jalur Alternatif Padang-Bukittinggi
Akibat penutupan ini, seluruh kendaraan dialihkan. Jalur alternatif yang disarankan adalah Padang-Sicincin-Padangpanjang-Bukittinggi.
Menurutnya, pengalihan arus lalulintas ini dilakukan untuk kelancaran evakuasi material longsor oleh pihak terkait, mencegah penumpukan kendaraan, dan menjaga keselamatan pengguna jalan di tengah cuaca ekstrem.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat berkendara, terutama di musim hujan dengan curah hujan tinggi yang menjadi pemicu utama longsor.
Pihak berwenang memastikan penanganan darurat dan pembersihan material longsor sedang berlangsung.
Masyarakat disarankan memantau update informasi melalui akun Instagram resmi Satlantas Polres Padangpariaman dan Polresta Bukittinggi.(*)
Editor : Heri Sugiarto