Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, menyampaikan bahwa informasi tersebut dihimpun dari laporan resmi pemerintah kabupaten/kota.
Ia menegaskan bahwa data bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan di lapangan.
“Data ini akan terus diperbarui sesuai kondisi terbaru. Saat ini tercatat 88 korban meninggal dunia dan 85 orang masih hilang,” ujar Arry di Padang, Sabtu.
Dari 16 kabupaten/kota terdampak, terdapat 10 daerah yang melaporkan nihil korban jiwa maupun orang hilang.
Sementara 6 daerah lainnya mencatat adanya korban, dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Agam.
Adapun rincian sebaran korban sebagai berikut:
- Kabupaten Agam: 74 meninggal, 78 hilang
- Kota Padangpanjang: 7 meninggal, 0 hilang
- Kota Padang: 5 meninggal, 0 hilang
- Kabupaten Pasaman Barat: 1 meninggal, 6 hilang
- Kabupaten Padangpariaman: 0 meninggal, 1 hilang
- Kota Solok: 1 meninggal, 0 hilang
- 10 daerah lainnya nihil korban: Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kabupaten Pasaman, Kota Payakumbuh, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Pesisir Selatan.
“Daerah dengan jumlah korban terbanyak adalah Kabupaten Agam, dengan 74 korban meninggal dan 78 orang masih dalam pencarian,” ujar Arry.
Ia menambahkan, pembaruan terkait jumlah korban, kerusakan, serta kebutuhan penanganan darurat akan terus disampaikan secara berkala melalui Posko Terpadu Penanganan Bencana Provinsi Sumbar.(*)
Editor : Hendra Efison