Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Sebagian Besar Jalan Provinsi Sumbar Belum Bisa Dilalui, BMCKTR Fokus Percepat Penanganan Longsor

Hendra Efison • Senin, 1 Desember 2025 | 20:05 WIB

BMCKTR Sumbar percepat penanganan longsor di berbagai ruas jalan, termasuk Koto Mambang–Balingka dan Jembatan Katangka. Terlihat pengerjaan jalan provinsi yang hubungkan Simpang Ampek dan Panti.
BMCKTR Sumbar percepat penanganan longsor di berbagai ruas jalan, termasuk Koto Mambang–Balingka dan Jembatan Katangka. Terlihat pengerjaan jalan provinsi yang hubungkan Simpang Ampek dan Panti.
PADEK.JAWAPOS.COM—Sebagian besar ruas jalan Provinsi Sumatera Barat yang terdampak longsor dan terban masih belum dapat dilalui kendaraan.

Hingga kini, hanya jalur Simpang Ampek–Panti yang sudah kembali terbuka untuk akses lalu lintas.

Kepala Dinas BMCKTR Sumbar, Armizoprades mengatakan pihaknya terus mengerahkan alat berat dan personel, terutama pada titik rawan di Kelok 44, ruas Padang Sawah–Palupuh, serta Matur.

“Sisanya masih belum tuntas dan belum bisa dilewati,” ujar Armizoprades, didampingi Ka UPTD Wilayah I Elfiandri dan PPK Toni.

Dari wilayah Agam, Kepala UPTD Hermanita Sabir menyampaikan bahwa jalan provinsi belum dapat dilalui kendaraan, kecuali sepeda motor.

Peninjauan lapangan kembali dilakukan pada Minggu (30/11/2025) oleh Kepala Dinas BMCKTR bersama Kepala Bidang Bina Marga dan Kepala UPTD Wilayah III di sepanjang jalur Koto Mambang–Balingka.

Langkah tersebut dilakukan untuk memetakan kebutuhan percepatan penanganan.

Rangkaian Penanganan Longsor dan Kerusakan Infrastruktur:

Editor : Hendra Efison
#BMCKTR Sumbar #Jembatan Toboh Gadang #longsor sumbar #Jalan Provinsi Sumbar