Bantuan ini merupakan lanjutan dari aksi tanggap bencana yang sebelumnya dilakukan perusahaan di Kota Padang.
Pengiriman bantuan dilepas Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, di Plaza Kantor Pusat. Acara turut dihadiri Kepala Bidang Air Tanah dan Geologi Dinas ESDM Sumbar, Inzuddin, serta jajaran pimpinan perusahaan.
Iskandar menyampaikan duka cita atas banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, khususnya Agam dan Padang. Ia menegaskan bahwa perusahaan bergerak cepat untuk mendukung pemerintah daerah dalam penanganan darurat.
“Bantuan ini merupakan wujud tanggung jawab moral perusahaan yang tumbuh di Sumbar. Kami berharap kehadiran relawan dapat mempercepat pemulihan pascabencana,” ujar Iskandar.
Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Idris, melaporkan bahwa BPBD Agam mencatat 16 kecamatan terdampak banjir bandang dan longsor, dengan kondisi terparah di Kecamatan Malalak dan Palembayan.
Sebanyak 78 warga masih hilang, sementara empat nagari terisolasi dan hanya bisa dijangkau menggunakan helikopter.
Melihat kondisi tersebut, perusahaan memusatkan aksi kemanusiaan di Kecamatan Palembayan. Posko Semen Padang Peduli dan ESDM Siaga Bencana didirikan di Nagari Salareh Aia Timur, dilengkapi dapur umum, relawan untuk pencarian korban, pembersihan fasilitas umum, dan penyaluran logistik. Tenaga medis dari Semen Padang Hospital juga disiagakan untuk layanan kesehatan.
Di Kota Padang, bantuan terus berlangsung melalui Posko Pauh yang diperkuat alat berat dan relawan. Posko ini telah beroperasi sejak Minggu dan mendukung pembersihan material banjir serta perbaikan akses warga.
Kepala Bidang Air Tanah dan Geologi Dinas ESDM Sumbar, Inzuddin, mengapresiasi kecepatan gerak PT Semen Padang. Ia menyebut perusahaan sudah membantu penanganan banjir bandang di Padang sebelum memperluas dukungan ke Agam.
Ia menjelaskan bahwa ESDM Siaga Bencana merupakan gabungan pelaku usaha tambang yang dimotori Mine Rescue Team (MRT) PT Semen Padang.
Posko Pauh melibatkan 30 personel TRC dengan dukungan satu excavator PC200, dua loader, dua water truck, dan peralatan medis. Sementara Posko Palembayan diperkuat 35 personel, termasuk lima tenaga medis dari Semen Padang Hospital.(*)
Editor : Hendra Efison