Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Data Terbaru Bencana Sumbar: 166 Meninggal dan 111 Hilang, Agam Catat Korban Terbanyak

Hendra Efison • Selasa, 2 Desember 2025 | 21:15 WIB

Kapolda Sumbar, Irjen Gatot Tri Suryanta, di Palembayan sempat ikut mengevakuasi korban meninggal dunia ke Masjid Nurul Hikmah, Jorong Koto Gadang, Nagari Salareh Aia Utara, pada Jumat (28/11/2025).
Kapolda Sumbar, Irjen Gatot Tri Suryanta, di Palembayan sempat ikut mengevakuasi korban meninggal dunia ke Masjid Nurul Hikmah, Jorong Koto Gadang, Nagari Salareh Aia Utara, pada Jumat (28/11/2025).
PADEK.JAWAPOS.COM—Pemprov Sumbar melalui Pusdalops BPBD kembali merilis pembaruan data korban bencana hidrometeorologi. Hingga Senin (1/12/2025) pukul 21.00 WIB, tercatat 166 orang meninggal dunia dan 111 orang masih dinyatakan hilang.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, mengatakan data tersebut dihimpun dari laporan resmi kabupaten/kota terdampak. Dari 16 daerah terdampak, sembilan di antaranya mencatat adanya korban meninggal dunia maupun hilang.

“Jumlah korban terbanyak berada di Kabupaten Agam, dengan 118 meninggal dunia dan 72 orang hilang,” ujar Arry di Padang, Senin malam.

Berikut rincian sebaran korban berdasarkan laporan daerah:

  1. Kabupaten Agam: 118 meninggal dunia, 72 hilang
  2. Kota Padangpanjang: 21 meninggal dunia, 32 hilang
  3. Kota Padang: 12 meninggal dunia, 0 hilang
  4. Kabupaten Tanahdatar: 3 meninggal dunia, 1 hilang
  5. Kabupaten Pasaman Barat: 1 meninggal dunia, 6 hilang
  6. Kabupaten Padangpariaman: 7 meninggal dunia, 1 hilang
  7. Kota Solok: 1 meninggal dunia, 0 hilang
  8. Kabupaten Kepulauan Mentawai: 2 meninggal dunia, 0 hilang
  9. Kabupaten Pesisir Selatan: 0 meninggal dunia, 1 hilang

Sementara tujuh kabupaten/kota lain melaporkan nihil korban jiwa maupun orang hilang, yakni Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kabupaten Pasaman, Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Solok.

Arry menambahkan, pembaruan data akan dilakukan secara berkala melalui Posko Terpadu Penanganan Bencana Provinsi Sumbar seiring proses pencarian dan verifikasi lapangan yang terus berlangsung.(*)

Editor : Hendra Efison
#Korban bencana Sumatera Barat #Kabupaten Agam korban terbanyak #Bencana hidrometeorologi Sumbar #Data BPBD Sumbar