Kelumpuhan arus kendaraan dipicu oleh satu unit truk tronton yang rusak dan terhenti di jalur tanjakan, menyebabkan antrean panjang yang tidak bergerak hingga Rabu pagi.
Kasatlantas Polres Solok, Iptu Rido, membenarkan lokasi kemacetan berada di Panorama I Sitinjaulauik, Kecamatan Lubukkilangan, Kota Padang.
“Kelumpuhan total ini disebabkan oleh satu unit mobil truk tronton yang tidak mampu menanjak saat mengarah ke Solok dari Padang,” ujarnya.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 00.00 WIB dan langsung menimbulkan penumpukan kendaraan dari kedua arah.
Hingga pukul 05.00 WIB, arus lalu lintas tercatat lumpuh total dengan antrean kendaraan mengular panjang.
Iptu Rido menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Padang dan Polsek Lubukkilangan untuk mempercepat penanganan di lapangan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan menghindari antrean berlapis di jalur tersebut demi memperlancar proses evakuasi truk yang mogok.
Upaya penanganan turut dikuatkan oleh personel dari Polsek Lubukkilangan. Kepala Unit I Satlantas Polsek Lubukkilangan, Ipda Yunefri, menyatakan petugas telah diturunkan ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan mengevakuasi kendaraan rusak.
“Kita upayakan secepatnya jalur ini lancar kembali. Kondisi sekarang arus sangat padat. Tadi pada pukul 05.00 WIB sudah dipastikan lumpuh total,” kata Yunefri.
Lumpuhnya titik Sitinjaulauik memberi dampak signifikan karena jalur ini menjadi satu-satunya rute penghubung Padang–Solok yang masih dapat digunakan.
Beberapa ruas vital lain di Sumatra Barat sebelumnya sudah tidak dapat dilalui akibat banjir bandang, longsor, dan jalan amblas.
Jalur utama Padang–Bukittinggi via Lembah Anai serta jalur alternatif Malalak juga masih ditutup sementara.
Akibat pengalihan arus ke Sitinjaulauik, volume kendaraan meningkat drastis sehingga jalur makin rentan terhadap gangguan kecil seperti truk mogok.(CC1)
Editor : Hendra Efison