Pengiriman dilakukan pada pukul 18.00 WIB dari Istana Gubernur Sumbar. Menurut Harneli, rendang kualitas terbaik itu merupakan hasil gotong-royong berbagai organisasi perempuan di Sumbar yang digalang sejak 15 Desember 2025.
"Total bantuan mencapai 2,5 ton rendang yang diproduksi selama satu minggu. Seluruh proses produksi dipusatkan di Istana Gubernuran dan dikerjakan bersama oleh anggota TP-PKK, BKOW, dan DWP Sumbar. Rendang tersebut memiliki daya tahan hingga enam bulan," jelas Ummi Harneli.
Distribusi bantuan tersebut meliputi 1 ton untuk Provinsi Aceh dan 500 kilogram untuk Provinsi Sumatera Utara. Selain itu, 1 ton rendang juga disalurkan untuk wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat.
Untuk Sumbar, bantuan ditambah 500 buah kelambu serta sekitar 500 kilogram rendang telur dari GOW Kota Payakumbuh.
“Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah berdonasi. Alhamdulillah, mudah-mudahan semua ini membawa keberkahan dari Allah SWT,” ujar Harneli.
Bantuan untuk Aceh akan didistribusikan ke Aceh Tamiang dan Kabupaten Bener Meriah. Sementara itu, bantuan untuk Sumatera Utara akan disalurkan ke enam titik lokasi, yaitu tiga titik di Kabupaten Tapanuli Tengah, dua titik di Tapanuli Selatan, dan satu titik di Kota Sibolga.
Selain rendang, bantuan lain yang dikirim berupa peralatan ibadah, pakaian, dan bahan pangan. Harneli menyampaikan, pengiriman ini merupakan upaya mendukung pemulihan masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas antar daerah.(*)
Editor : Heri Sugiarto