Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam, Abdul Ghafur, mengatakan banjir menggenangi badan jalan sepanjang sekitar 100 meter dengan ketinggian air mencapai satu meter.
Selain banjir, material longsor setinggi sekitar 1,5 meter menutupi badan jalan sepanjang kurang lebih 20 meter sehingga tidak dapat dilalui kendaraan bermotor.
“Material longsor tidak hanya menutup akses jalan, tetapi juga menimbun satu unit rumah warga,” ujar Abdul Ghafur.
Dalam peristiwa tersebut, tiga warga dilaporkan sempat tertimbun material longsor saat berada di dalam rumah.
Ketiga korban masing-masing bernama Yuslinar (58), Nayla Firsty Alona (14), dan Ninda (15).
BPBD Agam memastikan seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan langsung dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Hingga Selasa sore, tim gabungan BPBD Kabupaten Agam, Brimob, TNI, Dokpol Sumbar, relawan, serta Pemerintah Nagari masih berada di lokasi kejadian.
Petugas melakukan asesmen, pendataan dampak, serta pembersihan material untuk membuka kembali akses jalan.
BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Sumatera Barat. (CC1)
Editor : Hendra Efison