Bantuan itu untuk mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang melanda sejumlah wilayah pada akhir November 2025. Penyerahan berlangsung di Istana Gubernur Sumbar pada Kamis, 8 Januari 2026.
Bantuan diserahkan oleh Direktur Sales & Marketing SIG, Dicky Saelan, didampingi Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, serta perwakilan distributor kepada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi.
Dicky Saelan menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolaborasi SIG, PT Semen Padang, dan para distributor Semen Padang di Sumatera Barat.
“Bantuan ini merupakan wujud komitmen SIG bersama PT Semen Padang dalam mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana akibat badai hidrometeorologi pada akhir November 2025 dan banjir bandang susulan setelahnya,” ujar Dicky Saelan.
Ia menegaskan bahwa SIG dan PT Semen Padang hadir sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Barat.
“SIG dan PT Semen Padang hadir dalam duka masyarakat Sumbar. Kami berharap bantuan ini mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi agar pemulihan ekonomi dan sosial segera terwujud,” katanya.
Dicky menambahkan bahwa sejak awal bencana, SIG dan PT Semen Padang terlibat aktif dalam berbagai upaya penanganan dan pemulihan sehingga mempertegas peran perusahaan sebagai “tuan rumah di negeri sendiri”.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan apresiasi atas dukungan industri semen tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran SIG dan PT Semen Padang dalam membantu Sumatera Barat bangkit pascabencana. Peran perusahaan ini sangat melekat dalam kehidupan masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Menurut Mahyeldi, kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di Sumbar mencapai sekitar 80 persen dari total usulan Rp22 triliun.
“Kami berharap PT Semen Padang dapat memberikan peran maksimal, apalagi produk green cement sangat sejalan dengan konsep Green Province yang kami dorong,” jelasnya.
Dukungan juga datang dari perwakilan 11 distributor Semen Padang. Perwakilan PT Puskud Jaya Bersama, Usman Ujang, menyebut bantuan tersebut sebagai wujud empati terhadap warga terdampak.
“Kami para distributor ikut merasakan apa yang dialami masyarakat Sumbar. Karena itu, kami berinisiatif membantu pemulihan wilayah terdampak,” katanya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat mempercepat perbaikan rumah dan fasilitas umum yang rusak.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, SIG, PT Semen Padang, dan para distributor diharapkan mempercepat proses pemulihan Sumatera Barat secara lebih kuat dan berkelanjutan.(*)
Editor : Hendra Efison