Kegiatan perdana di Sumbar dipusatkan di Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.
Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian, Sam Herodian, mengatakan program ini bertujuan menjaga pendapatan petani dan produktivitas pangan nasional.
"Kegiatan ini kita laksanakan secara serentak di tiga wilayah terdampak bencana dan dilaunching langsung oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Bapak Andi Amran Sulaiman," ujar Sam Herodian.
Ia menjelaskan, penanganan awal difokuskan pada lahan sawah berstatus kerusakan ringan dan sedang.
Adapun lahan rusak berat akan ditangani secara bertahap sesuai kebutuhan lapangan.
Langkah rehabilitasi mencakup pembentukan kembali struktur lahan, pendampingan penanaman, hingga dukungan alat dan mesin pertanian agar sawah kembali produktif.
"Bentuk intervensi yang kita berikan adalah membentuk kembali lahannya, pendampingan penanaman, termasuk bantuan peralatan mesin pertanian," jelasnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, mengapresiasi respons cepat pemerintah pusat melalui Kementan dalam memulihkan lahan yang terdampak bencana di wilayah tersebut.
Ia menegaskan rehabilitasi tidak hanya dilakukan di Solok, tetapi juga di kabupaten dan kota lain yang terdampak.
Penanganan dimulai dari lahan rusak ringan, disusul kategori sedang dan berat.
Baca Juga: Kayu Gelondongan Masih Menumpuk di Pantai Padang, Aktivitas Wisata Lumpuh sejak Banjir Bandang
"Tahap awal ini kita mulai penanganan untuk lahan yang rusak ringan dulu, setelah itu baru yang rusak sedang. Tidak hanya di Solok, tapi juga di kabupaten/kota lain yang terdampak, semua dapat giliran," kata Arry Yuswandi.
Arry menyebut total lahan terdampak bencana di Sumbar mencapai 6.451 hektare, terdiri dari 2.802 hektare rusak ringan, 822 hektare rusak sedang, dan 2.827 hektare rusak berat.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Solok H. Chandra, Wakil Wali Kota Solok Suryadi Nurdal, unsur Forkopimda Solok, Kepala Dinas Pertanian Sumbar Afniwirman, Kepala Dinas Peternakan dan Keswan Sumbar Sukarli, serta Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar Nolly Eka Mardianto.(*)
Editor : Hendra Efison