Berdasarkan data resmi Stasiun Geofisika Kelas I Padangpanjang, gempa magnitudo 4,2 tersebut tercatat mengguncang Pesisir Selatan dan sekitarnya sekitar pukul 09.40 WIB.
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 1,19° Lintang Selatan (LS) dan 100,28° Bujur Timur (BT). Secara spesifik, pusat getaran berada di laut pada jarak 37 kilometer arah Barat Laut Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dengan kedalaman pusat gempa (hiposenter) mencapai 56 kilometer.
Meski pusat gempa berada di Pesisir Selatan, getaran dilaporkan terasa cukup jelas oleh warga Kota Padang. Salah seorang warga Padang, Marlis (70), menceritakan momen mengejutkan saat getaran tersebut terjadi.
“Untuk getarannya lumayan cukup kencang, membuat kaca jendela bergetar meskipun durasinya cuma sekitar satu sampai dua detik,” ujar Marlis saat memberikan keterangan kepada Padang Ekspres.
Ia mengaku sempat dilanda rasa panik akibat hentakan mendadak tersebut. Walaupun Marlis memilih untuk tetap berada di dalam bangunan, ia melihat beberapa tetangganya berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri karena khawatir akan adanya guncangan susulan yang lebih besar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum menerima laporan mengenai kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa akibat aktivitas gempa tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta memastikan informasi yang diterima berasal dari kanal komunikasi resmi BMKG untuk menghindari isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. (cc1)
Editor : Adetio Purtama