Kesiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi energi nasional serta memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) tetap aman, andal, dan tepat waktu di seluruh wilayah operasional.
Perusahaan yang merupakan anak usaha PT Elnusa Tbk dan bagian dari ekosistem Pertamina Group ini mengoptimalkan kapabilitas operasional melalui penguatan armada, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta kesiapan infrastruktur pendukung yang terintegrasi dengan standar keselamatan berbasis HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).
Penguatan Armada Distribusi BBM
Dalam periode Satgas tersebut, Elnusa Petrofin mengoperasikan sebanyak 1.885 unit mobil tangki dengan total kapasitas angkut mencapai 31.576 kiloliter.
Penguatan armada ini didukung oleh penambahan 114 unit mobil tangki aset baru sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan keandalan dan fleksibilitas distribusi di tengah lonjakan kebutuhan energi.
Sebagai langkah mitigasi terhadap potensi lonjakan permintaan distribusi, perusahaan juga menyiapkan 225 unit armada tambahan melalui skema spot charter yang ditempatkan secara strategis di berbagai wilayah.
Armada tambahan tersebut berfungsi sebagai kapasitas penyangga untuk menjaga kelancaran distribusi, terutama di wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi maupun area dengan tantangan aksesibilitas.
Ribuan Awak Mobil Tangki Disiagakan
Di sektor sumber daya manusia, Elnusa Petrofin menyiapkan 7.567 Awak Mobil Tangki (AMT) yang tersebar di seluruh wilayah operasional.
Untuk memastikan kualitas layanan dan keselamatan distribusi, perusahaan juga melaksanakan program peningkatan kompetensi bagi 1.083 AMT yang ditingkatkan dari level AMT 2 menjadi AMT 1.
Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, mengatakan kesiapan perusahaan dalam Satgas Ramadan–Idulfitri merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Baca Juga: BABAYO XI Padang, 500 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran Gratis
“Satgas Ramadan–Idulfitri merupakan misi strategis pelayanan nasional yang menuntut kesiapan operasional secara menyeluruh. Elnusa Petrofin memastikan seluruh aspek, mulai dari SDM, armada, hingga sistem pengendalian distribusi, berada dalam kondisi optimal,” ujarnya.
Penguatan Aspek Keselamatan Operasional
Dalam aspek keselamatan operasional, perusahaan mengoperasikan Road Traffic Control (RTC) yang memantau perjalanan awak mobil tangki selama bertugas.
Selain itu, Elnusa Petrofin menyiapkan 124 titik rest area dan check point di berbagai wilayah Indonesia untuk memastikan kebugaran awak mobil tangki selama menjalankan tugas distribusi.
Setiap awak mobil tangki diwajibkan beristirahat setelah maksimal empat jam berkendara sebagai bagian dari penerapan manajemen kelelahan berbasis HSSE.
Perusahaan juga menyiapkan 25 titik SPBU kantong berkapasitas 16 kiloliter yang ditempatkan di lokasi rawan kemacetan guna memastikan kontinuitas pasokan BBM selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Distribusi Energi ke Sektor Strategis
Selain melayani kebutuhan masyarakat umum, Elnusa Petrofin juga menyalurkan BBM ke sektor strategis. Distribusi tersebut mencakup 520 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Polisi (SPBP) untuk mendukung operasional pengamanan.
Perusahaan juga menyalurkan pasokan energi ke 638 Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Doni menegaskan perusahaan berkomitmen menjaga ketersediaan energi selama Ramadan dan Idulfitri.
“Kami berkomitmen untuk menjaga agar energi tetap tersedia secara aman, tepat waktu, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan tenang,” ujarnya. (*)
Editor : Hendra Efison