Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jalan Padang–Solok Rusak Parah, Pengendara Keluhkan Bahaya

Mengki Kurniawan • Selasa, 7 April 2026 | 14:51 WIB
Kondisi jalan rusak di ruas Jl. Padang Besi dan Jl. Raya Bandar Buat, Kota Padang, Selasa (7/4/2026). (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
Kondisi jalan rusak di ruas Jl. Padang Besi dan Jl. Raya Bandar Buat, Kota Padang, Selasa (7/4/2026). (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)

PADANG — Kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Solok dikeluhkan pengguna jalan. Sejumlah titik di Jalan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan hingga ruas Jalan Raya Bandar Buat mengalami kerusakan parah.

Pantauan di lapangan, Selasa (7/4/2026), menunjukkan banyak lubang dan permukaan jalan yang tidak rata. Aspal terlihat mengelupas dan membentuk gundukan yang membahayakan pengendara, terutama di jalur utama logistik dan transportasi tersebut.

Salah seorang pengendara sepeda motor, Idhamsyah, mengaku kondisi jalan sangat mengganggu aktivitasnya. Ia menyebut melintasi jalur Padang Besi setiap hari seperti menghadapi risiko tinggi.

“Kondisi jalan yang tidak rata dan berlubang ini sering mengganggu aktivitas. Saya juga was-was kalau berdekatan dengan truk besar. Jalan tidak rata bisa membuat motor oleng,” ujarnya.

Baca Juga: Harga Bahan Pokok di Padang Naik, Belanja Rp200 Ribu Kini Tak Cukup

Menurutnya, pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah nyata. Ia menilai perawatan jalan seharusnya dilakukan secara rutin, bukan menunggu kerusakan semakin parah.

Usulan Lajur Khusus Truk

Idhamsyah juga mengusulkan adanya pembagian lajur, khususnya untuk kendaraan besar seperti truk. Ia menilai pemisahan jalur dapat meningkatkan keselamatan sekaligus menjaga ketahanan jalan.

“Kalau ada lajur khusus, motor tidak bercampur dengan truk. Itu lebih aman dan jalan juga bisa lebih awet,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan warga sekitar Bandar Buat, Ahmadi. Ia menyebut kondisi jalan yang miring dan bergelombang sering menyebabkan kendaraan roda dua oleng.

“Kalau mau menyalip truk, motor sering oleng karena aspal tidak rata. Itu sangat berbahaya,” ujarnya.

Baca Juga: Dari Rumah Bocor, Alamsyur Kini Punya Rumah Layak di Lambung Bukit

Rawan Kecelakaan saat Hujan

Ahmadi menambahkan, kerusakan jalan di kawasan tersebut menjadi persoalan yang terus berulang. Tingginya volume kendaraan bertonase besar dinilai menjadi faktor utama cepatnya kerusakan jalan.

Arus kendaraan berat menuju kawasan industri dan arah Solok setiap hari memberikan tekanan besar pada struktur jalan. Akibatnya, aspal mudah retak dan membentuk lubang cukup dalam.

Kondisi semakin berbahaya saat hujan turun. Lubang jalan kerap tertutup genangan air sehingga tidak terlihat oleh pengendara. Situasi ini berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi pengguna sepeda motor.

Warga berharap adanya respons cepat dari dinas terkait untuk melakukan perbaikan. Penanganan dinilai mendesak guna mencegah risiko kecelakaan di jalur vital tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di kawasan Padang Besi masih terpantau padat. Pengendara diimbau tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, dan mengurangi kecepatan saat melintas di ruas jalan yang rusak.(*)

Editor : Hendra Efison
#jalan Padang Solok rusak #Padang Besi Lubukkilangan #Bandar Buat Padang #jalan berlubang Kota Padang