SUMBAR—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan prakiraan cuaca laut untuk wilayah Sumatera Barat pada periode 9 hingga 12 April 2026.
Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, memperingatkan adanya potensi hujan disertai petir di sejumlah wilayah perairan yang perlu diwaspadai oleh masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku aktivitas kelautan.
Pada periode 9 April 2026 pukul 07.00 WIB hingga 10 April 2026 pukul 06.00 WIB, kondisi cuaca diprakirakan cerah berawan hingga hujan petir di beberapa wilayah perairan.
Tujuh wilayah yang berpotensi mengalami hujan petir meliputi Pesisir Selatan, Timur Siberut, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.
Baca Juga: Rumah Gadang di Sungayang Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp450 Juta
Sementara itu, wilayah perairan Agam-Pasaman Barat serta Padang-Padangpariaman diperkirakan mengalami hujan ringan dengan kecepatan angin berkisar 0 hingga 8 knot dari arah barat laut, serta kondisi gelombang yang relatif tenang hingga rendah.
Memasuki periode 10 April 2026 pukul 07.00 WIB hingga 11 April 2026 pukul 06.00 WIB, kondisi cuaca berubah menjadi berawan tebal hingga hujan ringan yang berpotensi terjadi merata di seluruh wilayah perairan Sumatera Barat.
Wilayah tersebut mencakup Agam-Pasaman Barat, Padang-Padangpariaman, Pesisir Selatan, hingga kawasan perairan Kepulauan Mentawai, dengan arah angin dari barat laut dan barat serta kecepatan berkisar antara 3 hingga 11 knot.
Pada periode 11 April 2026 pukul 07.00 WIB hingga 12 April 2026 pukul 06.00 WIB, intensitas cuaca kembali meningkat dengan potensi hujan disertai petir di sejumlah wilayah perairan utama.
Wilayah yang diperkirakan terdampak hujan petir meliputi Agam-Pasaman Barat, Padang-Padangpariaman, Pesisir Selatan, Timur Pagai, dan Barat Pagai, sementara wilayah Timur Siberut, Timur Sipora, Barat Siberut, dan Barat Sipora diprakirakan mengalami hujan ringan.
Baca Juga: Misi Artemis II NASA Pecahkan Rekor, Astronot Saksikan Meteor Hantam Bulan
Kecepatan angin pada periode ini meningkat menjadi 4 hingga 13 knot dari arah barat laut dan barat, namun kondisi gelombang laut masih berada pada kategori tenang hingga rendah.
BMKG Maritim Teluk Bayur juga merilis prediksi pasang surut air laut pada 9 April 2026, dengan kondisi pasang diperkirakan terjadi pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, sedangkan surut pada pukul 02.00 hingga 04.00 WIB.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi guna memastikan keselamatan selama beraktivitas di laut.
“Pastikan kondisi cuaca mendukung agar aktivitas di laut tetap aman dan nyaman,” ujar Sahat Mauli Pasaribu.(*)
Editor : Hendra Efison