PADEK.JAWAPOS.COM-Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 4.0 mengguncang wilayah Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Kamis (14/5/2026) pukul 13.27 WIB.
Berdasarkan informasi resmi BMKG, pusat gempa berada di laut pada koordinat 2,15° LS dan 100,01° BT, atau sekitar 49 kilometer di sebelah timur Tuapejat, dengan kedalaman 45 kilometer.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Padangpanjang, Dr. Suaidi Ahadi, menjelaskan bahwa gempa berasal dari aktivitas Sesar Mentawai, salah satu sesar aktif di lepas pantai Sumbar. "Gempa tidak berpotensi tsunami," kata Suadi dalam rilis resmi BMKG.
Berdasarkan estimasi peta guncangan BMKG, gempa M4.0 ini dirasakan di wilayah Pagai dan Sipora pada skala I–II MMI. Pada level tersebut, getaran dirasakan oleh sebagian kecil masyarakat dan benda-benda ringan yang digantung dapat bergoyang.
BMKG menyebut hingga pukul 14.00 WIB, sekitar 30 menit setelah kejadian, tidak terdeteksi adanya gempabumi susulan (aftershock).
Selain itu, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun dampak lain akibat gempa.
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," katanya.
Suaidi Ahadi mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan selalu mengacu pada informasi resmi BMKG.(*)
Editor : Heri Sugiarto