PADEK.JAWAPOS.COM-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat pada Senin (18/5/2026) sore.
Dalam informasi yang dirilis BMKG Sumatera Barat, sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang mulai pukul 17.45 WIB.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi sejumlah kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Tanahdatar, Padangpariaman, Agam, Pasaman Barat, serta beberapa kota seperti Padang, Solok, Sawahlunto, Bukittinggi, dan Pariaman.
BMKG mencatat wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem antara lain Ranah Pesisir, Lengayang, Batang Kapas, IV Jurai, Koto XI Tarusan, Sutera, dan Linggo Sari Baganti di Kabupaten Pesisir Selatan.
Selain itu, hujan lebat juga diprakirakan terjadi di wilayah Gunung Talang, Kubung, X Koto Singkarak, X Koto Diatas, Junjung Sirih, hingga Tigo Lurah di Kabupaten Solok.
Di Kota Padang, wilayah Pauh, Kuranji, Nanggalo, dan Koto Tangah masuk dalam daftar daerah yang berpotensi terdampak hujan disertai petir dan angin kencang.
BMKG juga memasukkan wilayah Lubuk Sikarah dan Tanjung Harapan di Kota Solok, Lembah Segar dan Barangin di Sawahlunto, serta Mandiangin Koto Selayan di Bukittinggi dalam area waspada cuaca ekstrem.
BMKG menyebut kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lain di Sumatera Barat.
Daerah yang diprakirakan ikut terdampak antara lain Danau Singkarak, Pantai Cermin, Lembah Gumanti, Lembang Jaya, hingga Danau Kembar di Kabupaten Solok.
Potensi hujan lebat juga dapat meluas ke Batang Anai, Sungai Limau, Padang Sago, Nan Sabaris, serta sejumlah wilayah lain di Padangpariaman.
Sementara di Kota Padang, hujan berpotensi meluas ke kawasan Padang Selatan, Padang Timur, Padang Barat, Padang Utara, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, dan Lubuk Kilangan.
BMKG memperkirakan kondisi tersebut masih akan berlangsung hingga pukul 20.00 WIB.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem seperti pohon tumbang, genangan air, banjir lokal, hingga gangguan aktivitas transportasi.
Pengendara juga diminta berhati-hati saat melintas di wilayah rawan longsor maupun kawasan dengan intensitas hujan tinggi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG guna memperoleh informasi terbaru terkait kondisi atmosfer di Sumatera Barat.
Informasi peringatan dini cuaca dapat dipantau melalui BMKG Nowcasting.(*)
Editor : Heri Sugiarto