PADEK.JAWAPOS.COM – Cakupan UHC Sumbar atau Universal Health Coverage di Provinsi Sumatera Barat mencapai 95,16 persen per 1 Mei 2026. Dari total penduduk sebanyak 5.887.418 jiwa, sebanyak 5.602.706 jiwa tercatat sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sementara 284.712 jiwa masih belum terdaftar.
Data yang dipaparkan BPJS Kesehatan menunjukkan sejumlah daerah telah melampaui target UHC nasional. Salah satunya Kota Pariaman yang mencatat tingkat kepesertaan JKN sebesar 101,09 persen atau 104.251 peserta dari jumlah penduduk 104.973 jiwa.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang, Meri Lestari, mengatakan capaian tersebut mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
“Cakupan UHC yang telah mencapai 95,16 persen menunjukkan kolaborasi yang baik antara BPJS Kesehatan, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang terjamin,” kata Meri Lestari, Rabu (3/6/2026).
Baca Juga: PBB-P2 Kota Pariaman Jadi Fokus Rakor, Pemko Libatkan Desa dan Kelurahan untuk Dongkrak PAD 2026
Daerah dengan Cakupan Tertinggi
Berdasarkan data per 1 Mei 2026, Kota Pariaman menjadi salah satu daerah dengan capaian kepesertaan tertinggi di Sumatera Barat. Tingkat kepesertaan mencapai 101,09 persen atau melebihi jumlah penduduk yang tercatat dalam data kependudukan semester II tahun 2025.
Selain Kota Pariaman, sejumlah daerah lain juga berhasil mempertahankan status UHC. Kota Padangpanjang mencatat cakupan 99,31 persen, Kota Sawahlunto 99,15 persen, Kabupaten Solok Selatan 98,97 persen, dan Kota Bukittinggi 98,88 persen.
Menurut Meri Lestari, capaian tersebut menjadi indikator semakin luasnya perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Dengan kepesertaan yang tinggi, warga memiliki akses yang lebih mudah terhadap pelayanan kesehatan mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga rumah sakit rujukan.
“Tujuan utama Program JKN adalah memastikan seluruh penduduk memperoleh perlindungan kesehatan yang berkesinambungan tanpa terkendala faktor ekonomi saat membutuhkan layanan kesehatan,” ujarnya.
Baca Juga: Bank Nagari Cabang Utama Padang Serahkan Hadiah Umrah hingga Emas untuk Nasabah Pemenang Undian 2026
Masih Ada Tantangan Menjangkau Seluruh Penduduk
Meski mayoritas daerah telah mencapai status UHC, BPJS Kesehatan masih mencatat sejumlah kabupaten yang belum menyentuh angka 95 persen.
Di antaranya Kabupaten Agam dengan cakupan 97,15 persen, Kabupaten Pasaman Barat 96,38 persen, Kabupaten Tanahdatar 95,56 persen, dan Kabupaten Limapuluh Kota 93,98 persen.
Sementara itu, Kabupaten Solok mencatat cakupan 89,41 persen, Kabupaten Pesisir Selatan 88,41 persen, serta Kabupaten Padangpariaman 85,89 persen. Ketiga daerah tersebut masih memiliki jumlah penduduk yang cukup besar di luar kepesertaan JKN.
Meri Lestari menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan jumlah peserta aktif dan memastikan keberlanjutan perlindungan kesehatan masyarakat.
Baca Juga: Cuaca 7 Kota di Sumbar Rabu 3 Juni 2026, BMKG: Mayoritas Berawan Sepanjang Hari
Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga terus diperluas agar warga yang belum terdaftar segera masuk ke dalam Program JKN sesuai segmen kepesertaan masing-masing.
Kolaborasi Jadi Kunci Pencapaian UHC
BPJS Kesehatan menilai keberhasilan pencapaian UHC tidak hanya bergantung pada satu institusi. Dukungan pemerintah daerah melalui pembiayaan peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) daerah, pemutakhiran data kependudukan, serta sosialisasi kepada masyarakat menjadi faktor penting dalam memperluas cakupan JKN.
Meri Lestari berharap seluruh daerah di Sumatera Barat dapat terus meningkatkan kepesertaan hingga mendekati 100 persen. Dengan demikian, manfaat Program JKN dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
“Komitmen bersama yang sudah terbangun perlu terus dijaga agar akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat dinikmati seluruh warga Sumatera Barat tanpa terkecuali,” katanya.(*)
Editor : Hendra Efison